Jakarta, IDN Times - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengalokasikan anggaran Rp371,8 miliar untuk memulihkan sektor kelautan dan perikanan pascabencana Sumatra. Pemulihan dilakukan secara bertahap pada 2026 hingga 2028, mulai dari perbaikan tambak, keramba, kapal, alat tangkap, hingga infrastruktur pelabuhan perikanan.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengatakan bencana yang terjadi pada akhir 2025 berdampak luas terhadap sektor kelautan dan perikanan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Bencana yang terjadi di Sumatra yang kita ketahui sama-sama pada akhir 2025 lalu sangat berdampak luas di sektor kelautan dan perikanan di tiga provinsi dan 40 kabupaten/kota,” ujar Trenggono.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi terkait Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fasilitas Kelautan dan Perikanan Pascabencana Sumatra di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
