Jakarta, IDN Times - Minyak kelapa sawit menjadi kontributor utama ekspor Indonesia dengan kontribusi sekitar 40 miliar dolar AS atau setara Rp600 triliun (asumsi kurs Rp15 ribu per dolar AS) pada 2022.
Chairman Sinar Mas Agribusiness & Food, Franky Oesman Widjaja, mengatakan capaian tersebut berasal dari karakteristik kelapa sawit sebagai minyak nabati paling produktif yang mampu menghasilkan lima hingga 10 kali lebih banyak per hektar perkebunan, dibandingkan dengan lainnya.
"Hanya dengan luasan delapan persen dari total lahan yang digunakan untuk memproduksi minyak nabati, dapat memasok 40 persen dari kebutuhan dunia saat ini," kata Franky dalam Indonesia Sustainability Forum (ISF) di Park Hyatt Jakarta, Kamis (7/9/2023).