Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Dok. IDN Times)
Segmen asuransi MPMInsurance mencatat pendapatan Rp204 miliar, turun 17 persen YoY akibat melemahnya lini kendaraan dan properti. Namun efisiensi biaya membuat hasil layanan asuransi naik 10 persen menjadi Rp44 miliar.
Hasil investasi juga tumbuh signifikan 34 persen YoY menjadi Rp12 miliar.
"Sementara itu, segmen penyewaan kendaraan (MPMRent) membukukan pendapatan Rp368 miliar, turun 4 persen YoY. Meski begitu, laba kotor naik 9 persen YoY menjadi Rp83 miliar, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 22,6 persen, berkat penurunan harga pokok penjualan dan kontribusi dari penjualan mobil bekas," tuturnya.
Di segmen pembiayaan melalui JACCS MPMFinance Indonesia, pendapatan turun 43 persen YoY seiring strategi selektif perusahaan untuk menjaga kualitas aset.
Meski tertekan, perusahaan berhasil menekan rugi bersih hingga 23 persen YoY menjadi Rp38 miliar melalui efisiensi biaya operasional dan penurunan beban provisi.
Langkah ini menunjukkan fokus MPMX pada kualitas portofolio pembiayaan di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.