Lolos Endeavor, Jago Coffee Kembangkan Bisnis Lewat Gerobak Listrik (Dok. Istimewa)
Terpilihnya ketiga founder Jago Coffee sebagai Endeavor Entrepreneur menjadi bagian lain dari perjalanan ekspansi perusahaan. International Selection Panel merupakan tahap akhir proses seleksi Endeavor yang berlangsung selama berbulan-bulan.
Para kandidat dinilai berdasarkan kualitas pendiri, potensi bisnis, dan momentum pertumbuhan perusahaan, termasuk peluang bisnis untuk berkembang secara eksponensial. Sepanjang 2025, lebih dari 10 ribu kandidat disaring secara global, sementara 117 kandidat mencapai tahap ISP dan 88 di antaranya akhirnya terpilih.
Melalui jaringan Endeavor, para founder Jago Coffee mendapatkan akses kepada mentor, entrepreneur, dan investor di berbagai negara. Mereka juga berkesempatan mengakses Endeavor Catalyst, dana co-investment Endeavor yang berinvestasi bersama investor utama dalam putaran pendanaan perusahaan.
Managing Director Endeavor Indonesia, Monika Rudijono, mengatakan panel Endeavor sangat kritis dalam memilih calon Endeavor Entrepreneur.
"Yang meyakinkan panelis bukan semata angka pertumbuhan Jago Coffee, melainkan kombinasi tiga hal, tim founder yang tajam, visioner, dan sangat memahami bisnisnya; model bisnis yang kuat dengan strategi dan eksekusi yang solid; serta momentum dan peluang pasar yang membuka ruang pertumbuhan yang jauh lebih besar ke depannya. Inilah profil Endeavor Entrepreneur yang kami cari—founder yang punya kapasitas untuk membangun perusahaan berskala besar, sekaligus semangat untuk berbagi pengalaman dan mendukung founder lain di ekosistem startup agar ikut bertumbuh.”
Dengan bertambahnya tiga nama tersebut, Indonesia memiliki 119 Endeavor Entrepreneur dari 77 perusahaan di delapan sektor. Kelompok tersebut pada 2024 menciptakan lebih dari 21 ribu lapangan kerja dan mengantar 24 perusahaan berekspansi ke pasar regional dan global.