Jakarta, IDN Times - Lonjakan harga LPG nonsubsidi kemasan tabung 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg membuat konsumen rumah tangga, terutama ibu rumah tangga (IRT) ‘berteriak’.
Sebab, kenaikan harganya dinilai sangat tinggi. Berdasarkan perhitungan IDN Times, kenaikannya melampaui 18 persen.
Misalnya di Pulau Jawa, Bali, dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), harga LPG nonsubsidi atau Bright Gas 5,5 kg naik sebesar Rp17 ribu (18,89 persen), dari Rp90 ribu menjadi Rp107 ribu per tabung. Harga LPG nonsubsidi 12 kg naik sebesar Rp36 ribu (18,75 persen), dari Rp192 ribu menjadi Rp228 ribu per tabung.
“Kaget juga ya naiknya tinggi banget. Yang 12 kg aja itu sebelum naik beli di pasar Rp230 ribu loh. Apalagi sekarang?” kata Dewi (42), warga Kota Bekasi, Jawa Barat kepada IDN Times, dikutip Selasa, (21/4/2026).
Keresahan itu juga dirasakan Juita (56), warga Kota Tangerang, Banten.
“Ini kenaikannya besar banget. Tapi saya beli memang sudah Rp200 ribu-an, Rp215 ribu sebelum naik ini. Gimana ini, naik lagi,” keluh Juita.
