Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Coretax djp
Coretax djp (pajak.go.id)

Intinya sih...

  • Proses administrasi pajak lebih efisien dan terintegrasi.

  • Akses layanan perpajakan semakin mudah dan fleksibel.

  • Mendorong kepatuhan pajak secara lebih sukarela.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Transformasi digital di sektor perpajakan Indonesia memasuki fase krusial dengan kehadiran Coretax sebagai sistem administrasi pajak terpadu. Coretax, yang memiliki nama resmi Sistem Inti Administrasi Perpajakan (SIAP), dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk menjawab tantangan kompleksitas layanan pajak yang selama ini dirasakan wajib pajak. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses administrasi perpajakan dalam satu platform digital yang saling terhubung dan berbasis data.

Coretax berfungsi mulai Januari 2025 sebagai bagian dari agenda besar reformasi perpajakan nasional. Melalui sistem ini, pemerintah berharap tercipta proses perpajakan yang lebih efisien, transparan, serta mudah diakses oleh masyarakat. Berbagai manfaat Coretax bagi wajib pajak pun diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan sekaligus kenyamanan dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

1. Proses administrasi pajak jadi lebih efisien dan terintegrasi

ilustrasi pajak (freepik.com/photoroyalty)

Manfaat Coretax bagi wajib pajak yang paling terasa adalah terciptanya efisiensi dalam proses administrasi pajak yang selama ini dikenal rumit dan terfragmentasi. Melalui Coretax, berbagai layanan perpajakan seperti pendaftaran, pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT), hingga pembayaran pajak disatukan dalam satu sistem yang terintegrasi. Integrasi ini menghilangkan kebutuhan wajib pajak untuk berpindah-pindah aplikasi atau layanan yang berbeda.

Selain itu, sistem yang terhubung secara menyeluruh memungkinkan proses administrasi berjalan lebih otomatis dan konsisten. Data yang diinput oleh wajib pajak akan langsung tersinkronisasi dengan modul lain yang relevan dalam sistem. Dengan mekanisme tersebut, potensi kesalahan administrasi dapat ditekan sekaligus mempercepat proses penyelesaian kewajiban pajak.

2. Akses layanan perpajakan semakin mudah dan fleksibel

ilustrasi pajak (freepik.com/upklyak)

Kemudahan akses menjadi salah satu manfaat Coretax bagi wajib pajak yang sangat relevan di tengah meningkatnya kebutuhan layanan digital. Coretax memungkinkan seluruh layanan perpajakan diakses secara daring melalui satu platform terpadu, sehingga wajib pajak tidak lagi harus datang langsung ke kantor pajak untuk mengurus administrasi dasar. Seluruh proses dapat dilakukan menggunakan perangkat digital yang terhubung dengan internet.

Fleksibilitas ini memberikan keuntungan besar bagi wajib pajak orang pribadi maupun badan usaha yang memiliki keterbatasan waktu dan mobilitas tinggi. Selain menghemat waktu, akses daring juga membantu mengurangi biaya tambahan seperti transportasi dan antrean layanan. Dengan demikian, pengelolaan kewajiban perpajakan dapat dilakukan secara lebih praktis dan efisien.

3. Mendorong kepatuhan pajak secara lebih sukarela

ilustrasi pajak (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Coretax dirancang dengan tampilan dan alur sistem yang lebih ramah pengguna agar mudah dipahami oleh berbagai lapisan wajib pajak. Manfaat Coretax bagi wajib pajak dalam hal ini adalah berkurangnya hambatan administratif yang sering kali menjadi alasan keterlambatan pelaporan atau pembayaran pajak. Ketika sistem lebih sederhana, proses pemenuhan kewajiban pajak pun terasa tidak lagi memberatkan.

Selain itu, Coretax dilengkapi dengan fitur notifikasi dan pengingat yang membantu wajib pajak memantau jadwal pelaporan serta pembayaran pajak. Dengan adanya pengingat tersebut, risiko lupa atau terlambat memenuhi kewajiban pajak dapat diminimalkan. Kepatuhan pajak pun diharapkan tumbuh secara sukarela, bukan semata karena faktor pengawasan.

4. Kualitas layanan perpajakan menjadi lebih responsif

ilustrasi pajak (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Dengan Coretax, Direktorat Jenderal Pajak memiliki akses terhadap data wajib pajak yang terintegrasi dan diperbarui secara real time. Kondisi ini memungkinkan petugas pajak memberikan layanan yang lebih cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan wajib pajak. Manfaat Coretax bagi wajib pajak terlihat dari respons layanan yang tidak lagi bergantung pada proses manual yang memakan waktu.

Responsivitas layanan ini juga berdampak pada kualitas komunikasi antara wajib pajak dan otoritas pajak. Wajib pajak tidak perlu mengulang penyampaian data yang sama karena informasi telah tersimpan dalam sistem. Hal tersebut berkontribusi pada meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan perpajakan nasional.

5. Pengelolaan data pajak lebih transparan dan aman

ilustrasi menghitung pajak (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Transparansi menjadi salah satu prinsip utama dalam pengembangan Coretax sebagai sistem administrasi pajak modern. Seluruh aktivitas dan transaksi perpajakan dicatat secara sistematis sehingga dapat ditelusuri dengan mudah oleh pihak yang berwenang. Manfaat Coretax bagi wajib pajak adalah kemampuan untuk memantau status administrasi pajak secara lebih jelas dan terperinci.

Di sisi lain, Coretax juga dibangun dengan sistem keamanan berlapis untuk melindungi data sensitif wajib pajak. Perlindungan data ini penting untuk mencegah akses tidak sah dan penyalahgunaan informasi pribadi. Dengan jaminan keamanan tersebut, kepercayaan wajib pajak terhadap sistem digital perpajakan dapat terus meningkat.

6. Biaya kepatuhan pajak dapat ditekan secara signifikan

ilustrasi pajak (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Digitalisasi proses perpajakan melalui Coretax membantu menekan berbagai biaya kepatuhan yang sebelumnya harus dikeluarkan oleh wajib pajak. Penggunaan dokumen fisik, pengiriman berkas, hingga proses manual yang memakan waktu kini dapat diminimalkan secara signifikan. Manfaat Coretax bagi wajib pajak ini sangat terasa dari sisi efisiensi biaya dan tenaga.

Bagi pelaku usaha, penurunan biaya kepatuhan memberikan dampak positif terhadap operasional bisnis. Waktu dan sumber daya yang sebelumnya terserap untuk mengurus administrasi pajak dapat dialihkan ke kegiatan yang lebih produktif. Dengan demikian, kepatuhan pajak tidak lagi dipandang sebagai beban yang memberatkan.

7. Mendukung analisis dan perencanaan pajak yang lebih baik

ilustrasi pajak (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Coretax mengelola data perpajakan secara terstruktur dan terdokumentasi dengan baik, sehingga dapat dimanfaatkan untuk keperluan analisis. Bagi wajib pajak badan, data historis tersebut menjadi dasar penting dalam melakukan perencanaan pajak jangka menengah maupun panjang. Manfaat Coretax bagi wajib pajak ini membantu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan finansial.

Dengan informasi pajak yang tersaji secara komprehensif, potensi kesalahan perhitungan dapat ditekan sejak awal. Wajib pajak juga dapat memprediksi kewajiban pajak di masa mendatang dengan lebih akurat. Perencanaan pajak pun menjadi lebih matang dan terukur.

8. Terintegrasi dengan sistem lain untuk pembayaran lebih praktis

ilustrasi pajak (pexels.com/Kaboompics.com)

Coretax dirancang agar dapat terhubung dengan sistem perbankan dan lembaga keuangan lainnya. Integrasi ini memungkinkan proses pembayaran pajak dilakukan secara lebih praktis karena data transaksi dapat tercatat secara otomatis dalam sistem. Manfaat Coretax bagi wajib pajak terlihat dari alur pembayaran yang lebih singkat dan minim tahapan manual.

Selain mempercepat proses, integrasi tersebut juga mengurangi risiko kesalahan dalam konfirmasi pembayaran. Wajib pajak tidak perlu lagi melakukan pelaporan terpisah setelah transaksi dilakukan. Proses yang lebih sederhana ini mendukung pengalaman pengguna yang lebih nyaman dan efisien.

Secara keseluruhan, manfaat Coretax bagi wajib pajak menunjukkan arah baru sistem perpajakan Indonesia yang lebih modern, transparan, dan berbasis teknologi. Meskipun pada tahap awal implementasinya masih berpotensi menghadapi tantangan teknis, Coretax tetap menjadi fondasi penting dalam reformasi administrasi perpajakan. Dengan beradaptasi sejak dini, wajib pajak dapat memaksimalkan manfaat sistem ini sekaligus meningkatkan kepatuhan pajak secara berkelanjutan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team