Jakarta, IDN Times - Perbincangan soal RON belakangan ini semakin ramai setelah kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di lingkungan PT Pertamina periode 2018-2023. RON sendiri yang merupakan kependekan dari Research Octane Number, sebuah istilah yang kerap disebut ketika berbicara mengenai Bahan Bakar Minyak (BBM).
Lebih jelasnya, RON adalah angka yang mengindikasikan seberapa kuat bahan bakar mampu menahan terjadinya knocking selama proses pembakaran di mesin.
Pada umumnya, semakin tinggi angka RON maka semakin baik bahan bakar tersebut melawan knocking. Dengan begitu, performa mesin juga akan semakin baik. Di Indonesia sendiri ada beberapa jenis bensin dengan angka RON berbeda yang dijual di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pemahaman soal perbedaan RON tersebut kemudian bisa memperluas pengetahuan pengguna kendaraan untuk memilih bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin.
Pemilihan RON yang tepat bisa mempengaruhi performa mesin dan efisiensi konsumsi bahan bakar, yang pada akhirnya juga berdampak kepada daya tahan mesin untuk jangka panjang. Menggunakan bahan bakar dengan RON yang sesuai akan membantu menjaga kesehatan mesin dan bahkan bisa mengurangi emisi gas buang.
Berikut ini beberapa jenis RON yang dijual di Indonesia: