Jakarta, IDN Times - Tekanan pada pasar kripto belakangan ini menimbulkan banyak kekhawatiran para investor.
Potensi penurunan harga aset kripto secara terus-menerus, terutama Bitcoin menjadi kekhawatiran para investor. Di dunia kripto sendiri, ada istilah bear market yang artinya fase penurunan harga yang tak terhindarkan dalam siklus pasar kripto.
Bear market adalah kondisi pasar ketika harga aset turun secara signifikan dan berlangsung dalam periode yang relatif panjang. Berbeda dari koreksi jangka pendek, bear market biasanya berlangsung berbulan-bulan hingga lebih dari setahun dan disertai sentimen negatif yang meluas.
Secara umum, bear market biasanya terjadi setelah aset mencetak level all time high (ATH) yang kemudian disusul dengan adanya koreksi pasar karena telah mengalami reli yang panjang. Tekanan jual kemudian diperkuat juga oleh faktor lainnya seperti kondisi makroekonomi, kebijakan moneter, atau ketegangan geopolitik.
Bagi banyak investor, kondisi itu memicu panik dan keputusan yang bisa merugikan. Padahal, investor berpengalaman justru melihatnya sebagai kesempatan.
Pintu Academy merangkum lima strategi yang bisa dilakukan dalam menghadapi tekanan pasar
