Jakarta, IDN Times - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sekitar 1.300 brand lokal untuk menggantikan barang impor bekas (thrifting). Brand lokal mulai dari baju, celana, sepatu, hingga sandal akan difungsikan sebagai substitusi produk baju-baju bekas yang dijual oleh para pedagang.
Langkah ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 40 Tahun 2022. Berdasarkan beleid itu, pemerintah tidak akan berkompromi terhadap importasi barang bekas, termasuk pakaian dan produk sejenis.
"Per hari ini kita sudah konsolidasi, sudah ada 1.300 brand produk lokal kita yang sudah kita konsolidasikan. Dari baju, celana, sepatu, sendal, pokoknya produk-produk sudah kita kumpulkan 1.300 brand lokal kita. Dan nanti dalam waktu dekat kita akan tindak lanjuti," kata dia di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (17/11/2025).
