Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.
Dia menjelaskan, proses konstruksi umumnya memerlukan waktu sekitar 1,5 hingga 2 tahun sejak peletakan batu pertama (groundbreaking), terutama jika kesiapan lahan sudah terpenuhi.
"Jadi pada groundbreaking kan biasanya penyelesaian sekitar 1,5 tahun sampai dengan 2 tahun apabila lahannya sudah tersedia. Jadi diharapkan itu nanti sekitar 2027 sudah ada yang mulai beroperasi," kata dia di JS Luwansa, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
