ilustrasi tarif dagang Amerika Serikat (pexels.com/Markus Winkler)
Sejak menjabat lagi sebagai Presiden Amerika Serikat pada Januari 2025, Donald Trump memang kerap memberikan tarif dagang tinggi kepada Kanada. Baru-baru ini, Trump juga mengancam akan memberikan tarif 100 persen untuk barang-barang impor dari negara tersebut. Ancaman itu dilontarkan sebagai bentuk protes Trump karena Kanada menjalin kerja sama dagang dengan China.
Menurut parlemen AS, kebijakan proteksionis tersebut sebetulnya justru berdampak buruk terhadap ekonomi. Sebab, kenaikan tarif barang impor yang diberikan Trump terhadap Kanada dan negara-negara lainnya malah akan membuat harga barang jadi naik. Selain itu, kebijakan tersebut juga akan membuat mitra-mitra dagang AS beralih ke negara lain untuk melakukan kerja sama dagang yang lebih menguntungkan.
"Tarif-tarif ini tidak hanya sangat merugikan hubungan kita dengan Kanada, mendorong mereka lebih dekat ke China, tetapi juga telah menaikkan harga di dalam negeri," kata Gregory Meeks sebelum pemungutan suara, seperti dilansir The Guardian.
“Tarif telah memberikan dampak negatif bagi perekonomian dan merupakan pajak signifikan yang dibayarkan oleh konsumen, produsen, dan petani Amerika (Serikat)," ujar anggota parlemen AS dari Partai Republik, Dan Bacon.