Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kesepakatan Kanada–China Picu Ancaman Tarif 100 Persen dari Trump

Kesepakatan Kanada–China Picu Ancaman Tarif 100 Persen dari Trump
Ilustrasi Bendera Kanada (pexels.com/Social Soup Social Media)
Intinya sih...
  • Trump ancam tarif total terhadap ekspor Kanada terkait kesepakatan dagang dengan China
  • Trump peringatkan Kanada soal risiko mendekat ke China
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif sebesar 100 persen terhadap seluruh barang impor asal Kanada. Ancaman itu disampaikan melalui platform media sosial Truth Social dan ditujukan langsung kepada Perdana Menteri (PM) Kanada, Mark Carney. Trump memperingatkan langkah tersebut akan diterapkan jika Ottawa tetap melanjutkan atau memperdalam kerja sama dagang dengan China.

Pernyataan Trump ini muncul setelah kunjungan resmi PM Carney ke Beijing pada awal Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Carney mempromosikan peluang kerja sama ekonomi baru dengan China, yang merupakan mitra dagang terbesar kedua Kanada setelah AS.

1. Trump ancam tarif total terhadap ekspor Kanada terkait kesepakatan dagang dengan China

Presiden Donald Trump menegaskan akan mengenakan tarif 100 persen terhadap seluruh barang dan produk asal Kanada jika pemerintah Kanada menandatangani kesepakatan dagang baru dengan China. Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut perjanjian tersebut dapat merugikan industri dan ekonomi AS dengan membuka celah bagi masuknya barang asal China melalui Kanada.

Ancaman itu tidak hanya mencakup komoditas tertentu, tetapi berlaku untuk seluruh produk Kanada yang diekspor ke pasar AS.

“Jika Kanada membuat kesepakatan dengan China, negara itu akan segera dikenai tarif 100 persen terhadap semua barang dan produk Kanada yang masuk ke AS,” tulis Trump, dikutip CBC.

Trump juga menuduh Carney, berusaha menjadikan Kanada sebagai pelabuhan drop off bagi barang China yang kemudian dialirkan ke pasar AS. Ia menegaskan, praktik semacam itu tidak akan ditoleransi oleh Washington.

2. Trump peringatkan Kanada soal risiko mendekat ke China

Selain mengancam akan mengenakan tarif 100 persen terhadap seluruh barang Kanada, Presiden Donald Trump menggunakan bahasa yang sangat keras untuk memperingatkan risiko yang menurutnya akan dihadapi Kanada jika memperdalam hubungan dagang dengan China. Trump menilai kesepakatan dagang dengan Beijing dapat mengancam stabilitas ekonomi, struktur sosial, dan cara hidup masyarakat Kanada.

“China akan memakan Kanada hidup-hidup, menghancurkan bisnis mereka, struktur sosial, dan cara hidup mereka secara keseluruhan,” tulis Trump di Truth Social, dilansir Al Jazeera.

Ia menambahkan, dunia tidak membutuhkan China mengambil alih Kanada dan menegaskan hal tersebut tidak akan terjadi, bahkan mendekati pun tidak. Trump menyebut, ancaman tarif sebagai langkah defensif untuk melindungi ekonomi AS dari kemungkinan banjir barang asal China yang masuk melalui Kanada.

“Ini tentang melindungi AS dari banjir barang China yang mencoba masuk melalui pintu belakang,” ujar Trump.

Pernyataan keras tersebut muncul di tengah upaya Kanada memperluas diversifikasi pasar ekspor, termasuk ke sektor kendaraan listrik dan komoditas pertanian, di mana China menjadi mitra potensial utama. Menurut sejumlah analis perdagangan, ancaman tarif dari Trump dapat menimbulkan ketidakpastian besar bagi pelaku usaha Kanada yang sangat bergantung pada akses ke pasar AS.

3. Kanada belum tanggapi ancaman tarif Trump

Kantor Perdana Menteri Kanada belum memberikan komentar resmi atas ancaman Presiden Donald Trump yang berencana memberlakukan tarif 100 persen terhadap seluruh barang asal Kanada. Permintaan konfirmasi dari kantor perdana menteri dan kementerian terkait di Ottawa belum mendapatkan tanggapan.

Sebelumnya, dalam kunjungan ke Beijing awal Januari 2026, Carney merayakan terbentuknya kemitraan strategis baru antara Kanada dan China. Kesepakatan awal itu mencakup rencana penurunan sejumlah hambatan tarif yang dinilai penting bagi peningkatan arus perdagangan dua arah.

Pemerintah Kanada hingga kini berupaya menjaga keseimbangan antara memperluas hubungan ekonomi dengan China dan mempertahankan kemitraan strategis dengan AS, mitra dagang utamanya. Carney menegaskan, Kanada dapat menjadi contoh negara demokratis yang tetap menjunjung nilai-nilai liberal sambil membangun hubungan ekonomi yang pragmatis.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Lebaran 2026, Catat Tanggalnya!

25 Jan 2026, 16:02 WIBBusiness