Jakarta, IDN Times - Pemerintah menyiapkan langkah efisiensi anggaran di sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) di tengah memanasnya situasi geopolitik global khususnya terkait perang Iran. Langkah ini ditempuh untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada dalam batas aman maksimal 3 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, skenario efisiensi anggaran disiapkan sebagai langkah antisipatif apabila kondisi global memburuk dan berdampak pada perekonomian Indonesia.
“Yang pertama, (sejumlah) skenario sebelumnya yang dipaparkan (Sidang Kabinet) jika kondisi masuk tahap kritis atau krisis, langkah yang diambil saat ini adalah pemotongan anggaran agar defisit APBN tidak melampaui 3 persen,” ujar Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (16/3/2026).
