Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemerintah Terjunkan Tim Investigasi Blackout Listrik Sumatra
Ilustrasi listrik padam.IDN Times/Hendra Simanjuntak
  • Pemerintah menurunkan tim inspektur ketenagalistrikan untuk menyelidiki penyebab blackout di Sumatra dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.
  • Kementerian ESDM mendorong penguatan sistem kelistrikan Sumatra melalui pembangunan pembangkit, jaringan transmisi, serta infrastruktur blackstart guna meningkatkan keandalan pasokan listrik.
  • PLN berhasil memulihkan listrik bagi lebih dari 8,5 juta pelanggan dari total 13,1 juta terdampak, dengan beban sistem yang pulih mencapai 3.431 MW.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah akan menurunkan tim inspektur ketenagalistrikan untuk menyelidiki gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Sumatra. Langkah itu dilakukan untuk memastikan insiden serupa tidak kembali terjadi.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan pemerintah terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap proses pemulihan sistem kelistrikan agar pasokan listrik kembali andal dan aman bagi masyarakat.

"Kami akan terjunkan tim inspektur ketenagalistrikan untuk menginvestigasi agar kejadiaan serupa tidak terulang kembali. Tentu, kami tak lupa menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas pengertian dan kesabarannya selama proses pemulihan berlangsung," kata Tri dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/5/2026).

1. Pemerintah dorong penguatan backbone listrik Sumatra

Ilustrasi tiang listrik. Sumber:unplash.com/Alexander Schimmeck

Kementerian ESDM mendorong penguatan backbone sistem kelistrikan Sumatra melalui pembangunan pembangkit dan jaringan transmisi 500 kV serta 275 kV. Penguatan juga dilakukan terhadap subsistem kelistrikan di masing-masing provinsi.

Pemerintah juga meminta PT PLN (Persero) menyiapkan pembangkit maupun infrastruktur blackstart untuk mempercepat pemulihan apabila terjadi gangguan sistem kelistrikan.

"Pemerintah juga turut memastikan percepatan pembangunan pembangkit di wilayah Sumatera bagian barat yang saat ini masih belum berjalan agar ke depan sistem kelistrikan Sumatera memiliki cadangan daya dan fleksibilitas sistem yang lebih baik," ujar Tri.

2. ESDM minta PLN maksimal pulihkan pasokan listrik

Ilustrasi Jaringan tiang listrik (dok. http://pixabay.com/AshrafChemban)

Kementerian ESDM meminta PLN memastikan proses pemulihan pasokan listrik dilakukan maksimal agar aktivitas masyarakat segera normal. Pihaknya melakukan koordinasi intensif dalam penanganan gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatra sejak Jumat.

Wakil Menteri ESDM Yuliot mengatakan sejak awal gangguan terjadi, Kementerian ESDM, Kementerian Sekretariat Negara, dan PLN terus memantau perkembangan kondisi sistem kelistrikan. Menurut dia, pemerintah memberikan perhatian serius.

Yuliot menambahkan, Kementerian ESDM akan memastikan investigasi teknis dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab gangguan sekaligus menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.

"Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagalistrikan memberikan perhatian serius terhadap kejadian (blackout) ini. Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak," kata Yuliot.

3. Lebih dari 8,5 juta pelanggan kembali menikmati listrik

Ilustrasi perbaikan tiang listrik (freepik.com/jcomp)

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, proses penormalan sistem terus menunjukkan perkembangan. Hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 19.00 WIB, lebih dari 8,5 juta pelanggan telah kembali menikmati listrik dari total 13,1 juta pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan.

PLN juga mencatat beban sistem yang berhasil dipulihkan mencapai 3.431,21 MW dari total 5.334 MW yang terdampak. Selain itu, seluruh gardu induk terdampak sebanyak 176 unit telah kembali beroperasi.

"Proses penormalan pembangkit terus dilakukan secara bertahap, khususnya untuk pembangkit berbasis batubara yang membutuhkan waktu sinkronisasi lebih panjang," kata Darmawan.

PLN menegaskan pasokan daya pada sistem kelistrikan Sumatra secara umum dalam kondisi cukup. Gangguan yang terjadi disebut berkaitan dengan sistem dan penyaluran tenaga listrik.

Editorial Team