Setelah melewati serangkaian proses untuk menjadi seorang pengacara, kamu masih memegang tanggung jawab penuh untuk memandu klien kamu nantinya dalam melewati sistem hukum dengan keahlian dan kebijaksanaan. Ada beberapa tolok ukur atau cara agar kamu menjadi pengacara sukses, yaitu:
1. Mengetahui hukum
Hal ini penting diketahui karena peraturan-peraturan yang sering sekali berubah. Selain itu, munculnya kasus-kasus baru setiap harinya membuat pengacara harus tetap up to date.
2. Melakukan penelitian
Jika kamu mempunyai kasus yang belum pernah ditangani sebelumnya, maka kamu bisa meluangkan waktu untuk melakukan penelitian hukum dan menemukan jawabannya. Sebagai pengacara, kamu perlu melakukan riset untuk menemukan solusi atas kasus atau masalah baru yang muncul setiap hari.
3. Menghadiri seminar
Mengikuti seminar bukan hanya melaksanakan syarat keikutsertaan untuk mempertahankan izin praktik hukum saja. Melainkan kamu akan mendapat banyak pengetahuan tentang hukum yang berharga.
Contoh seminar yang bisa kamu ikuti adalah seminar pendidikan hukum berkelanjutan atau biasanya dikenal dengan Continuing Legal Education (CLE).
4. Melatih pemikiran kritis
Selain cara-cara sebelumnya, kamu juga perlu memandang masalah hukum dari berbagai sisi untuk memperoleh solusi yang terbaik. Analisis tepat terhadap masalah bukan hanya membantu kamu untuk mengidentifikasi masalah. Namun, juga membantu untuk mengembangkan argumen hukum yang kuat, sehingga bisa mendukung posisi klien kamu.