Jakarta, IDN Times - Pengamat ekonomi dan pasar modal, Farid Subkhan, menilai kekhawatiran atas potensi pengaruh Danantara di pasar modal Indonesia terlalu dini.
Menurut dia, Danantara sebagai sovereign wealth fund (SWF) berperan strategis untuk mengelola aset negara dan melakukan investasi untuk menghasilkan return yang optimal bagi negara. Terkait kepemilikan saham di pasar bursa, Danantara tidak dapat dipandang sebagai regulator.
"Danantara bukan regulator. Danantara adalah salah satu market player dalam perekonomian. Kepemilikan saham pada institusi publik berfungsi sebagai investasi untuk mendapatkan gain tertentu," kata Farid di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
