ilustrasi toko baju (pexels.com/Ludovic Delot)
Di sektor retail, gaji CEO di Indonesia sangat bergantung pada performa penjualan dan daya beli masyarakat. Karakter bisnis yang langsung bersentuhan dengan konsumen membuat fluktuasi pasar terasa lebih cepat. Skala jaringan toko menjadi faktor utama penentu besaran gaji.
Berikut gaji CEO retail di Indonesia:
PT Matahari Department Store Tbk: Rp130–250 juta per bulan
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart): Rp1 miliar per bulan
PT Indomarco Prismatama (Indomaret): Rp130–250 juta per bulan
Meski tidak setinggi sektor tambang atau perbankan, gaji CEO retail tetap tergolong besar. Tantangan utama sektor ini adalah menjaga pertumbuhan di tengah persaingan ketat dan perubahan perilaku konsumen. Oleh karena itu, kemampuan adaptasi menjadi kunci utama kesuksesan CEO retail.
Dari BUMN hingga retail, gaji CEO di Indonesia menunjukkan rentang yang sangat lebar antarindustri. Besaran gaji tersebut mencerminkan tanggung jawab, risiko, serta dampak strategis peran CEO dalam menjalankan perusahaan. Pada akhirnya, posisi CEO bukan hanya soal angka gaji, tetapi juga kepemimpinan dan keputusan besar yang memengaruhi ribuan bahkan jutaan orang.
Siapa yang menentukan gaji CEO? | Ditetapkan oleh dewan komisaris atau komite remunerasi, dengan mempertimbangkan kinerja, ukuran perusahaan, dan standar industri. |
Mengapa gaji CEO bisa sangat tinggi? | Karena CEO memikul tanggung jawab besar atas strategi, pertumbuhan, dan keberlangsungan perusahaan, serta memiliki risiko jabatan yang tinggi. |
Apakah CEO startup digaji tinggi? | Tidak selalu. Banyak CEO startup awal justru bergaji rendah dan mengandalkan kepemilikan saham (equity) sebagai kompensasi utama. |
Apa saja komponen gaji CEO? | Umumnya terdiri dari:Gaji pokokBonus tahunan berbasis kinerjaInsentif jangka panjang (saham, opsi saham)Tunjangan (kendaraan, rumah dinas, asuransi, pensiun)Kompensasi non-tunai lainnya |