Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gaji Diplomat Indonesia, dari PNS Baru sampai Pejabat Senior

ilustrasi diplomat Indonesia
ilustrasi diplomat Indonesia (commons.wikimedia.org/UNCTAD)
Intinya sih...
  • Gaji diplomat Indonesia mengikuti kerangka penggajian PNS nasional.
  • Rincian gaji pokok berdasarkan golongan dan masa kerja.
  • Terdapat tunjangan dalam membentuk total penghasilan diplomat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Gaji diplomat Indonesia kerap memicu rasa penasaran publik karena profesi ini identik dengan perwakilan negara, negosiasi internasional, serta penugasan lintas negara. Topik ini relevan dibahas ketika banyak lulusan perguruan tinggi mulai melirik karier di sektor pemerintahan berorientasi global. Rasa ingin tahu tersebut muncul bukan semata soal nominal, melainkan konteks tanggung jawab, risiko, serta jenjang karier di baliknya.

Pembahasan mengenai gaji diplomat Indonesia juga penting untuk memberi gambaran realistis tentang profesi ini, mulai dari struktur penghasilan hingga komponen tunjangan resmi negara. Simak penjelasan berikut untuk melihat gambaran lengkapnya.

1. Struktur penghasilan diplomat sebagai aparatur sipil negara

ilustrasi diplomat Indonesia
ilustrasi diplomat Indonesia (commons.wikimedia.org/EU2018BG Bulgarian Presidency)

Diplomat Indonesia merupakan aparatur sipil negara di bawah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Status tersebut membuat sistem penghasilan mengikuti kerangka penggajian PNS nasional, bukan skema individual atau kontrak bebas. Penghasilan bulanan diplomat berasal dari beberapa komponen utama berupa gaji pokok, tunjangan kinerja, tunjangan jabatan fungsional, serta sejumlah tunjangan tambahan sesuai kondisi keluarga serta penugasan.

Skema ini dirancang untuk menjaga transparansi sekaligus konsistensi antarjabatan. Regulasi utama mengatur bahwa setiap diplomat menerima hak finansial berdasarkan golongan, masa kerja, kelas jabatan, serta lokasi penempatan. Pendekatan administratif semacam ini bertujuan menekan kesenjangan internal, sekaligus memastikan penghargaan terhadap tanggung jawab diplomatik tetap proporsional.

Sebagai PNS, diplomat baru umumnya masuk ke golongan IIIa karena syarat minimal pendidikan adalah strata satu. Golongan tersebut menjadi titik awal sebelum naik mengikuti masa kerja, penilaian kinerja, serta jenjang jabatan fungsional. Mekanisme ini membuat penghasilan tidak bersifat statis, melainkan berkembang seiring waktu dan kompetensi.

Sistem berlapis tersebut sering kali membuat persepsi publik keliru ketika hanya melihat satu komponen saja. Banyak orang membandingkan gaji pokok semata tanpa memahami bahwa struktur penghasilan diplomat memang disusun kumulatif. Pemahaman konteks ini penting sebelum menilai besar kecilnya penghasilan seorang diplomat negara.

2. Rincian gaji pokok berdasarkan golongan dan masa kerja

ilustrasi gaji pokok diplomat
ilustrasi gaji pokok diplomat (unsplash.com/Mufid Majnun)

Gaji pokok diplomat Indonesia mengikuti Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019 tentang gaji PNS. Besaran nominal ditentukan oleh golongan serta masa kerja golongan atau MKG, mulai dari kurang dari satu tahun hingga lebih dari dua puluh tahun. Pola ini berlaku nasional sehingga diplomat memperoleh nominal sama seperti PNS lain dalam golongan setara.

Penetapan gaji pokok berfungsi sebagai dasar perhitungan berbagai tunjangan lain. Nilainya memang terlihat lebih rendah dibanding profesi swasta internasional, tetapi negara menempatkannya sebagai fondasi stabil, bukan satu-satunya sumber penghasilan. Oleh karena itu, penjelasan gaji pokok selalu perlu dibaca bersama komponen pendukung lainnya.

Berikut daftar gaji pokok diplomat Indonesia sesuai golongan, disajikan apa adanya sesuai regulasi resmi:

Golongan III (Sarjana S1–S3)

  1. Golongan IIIa: Rp2,57 juta – Rp4,23 juta
  2. Golongan IIIb: Rp2,68 juta – Rp4,41 juta
  3. Golongan IIIc: Rp2,80 juta – Rp4,60 juta
  4. Golongan IIId: Rp2,92 juta– Rp4,79 juta

Golongan IV (Pejabat senior)

  1. Golongan IVa: Rp3,04 juta – Rp5 juta
  2. Golongan IVb: Rp3,17 juta – Rp5,21 juta
  3. Golongan IVc: Rp3,30 juta – Rp5,43 juta
  4. Golongan IVd: Rp3,44 juta – Rp5,66 juta
  5. Golongan IVe: Rp3,59 juta – Rp5,90 juta

Rentang nominal tersebut menunjukkan bahwa masa kerja memiliki pengaruh signifikan. Diplomat senior berada pada posisi penghasilan pokok lebih tinggi, meskipun tetap berada dalam batas regulasi PNS. Fakta ini memperlihatkan bahwa loyalitas jangka panjang terhadap institusi negara dihargai secara bertahap.

3. Terdapat tunjangan dalam membentuk total penghasilan diplomat

ilustrasi tunjangan kinerja diplomat
ilustrasi tunjangan kinerja diplomat (unsplash.com/Roman Synkevych)

Tunjangan kinerja menjadi komponen penting dalam total penghasilan diplomat Indonesia. Regulasi terkait tunjangan ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 124 Tahun 2018, menyesuaikan kelas jabatan masing-masing diplomat. Kelas jabatan mencerminkan tingkat tanggung jawab, kompleksitas tugas, serta posisi dalam struktur organisasi Kementerian Luar Negeri.

Sebelum melihat daftar nominal, perlu dipahami bahwa tunjangan kinerja bersifat dinamis. Penilaian kinerja individu, kehadiran, serta capaian kerja berpengaruh langsung terhadap pencairan penuh atau sebagian. Pendekatan ini menempatkan profesionalisme sebagai variabel utama dalam penghasilan bulanan.

Berikut rincian tunjangan kinerja diplomat Indonesia per bulan sesuai kelas jabatan:

  1. Diplomat Utama (Kelas Jabatan 13): Rp10,93 juta
  2. Diplomat Madya (Kelas Jabatan 11): Rp8,75 juta
  3. Diplomat Muda (Kelas Jabatan 9): Rp5,07 juta
  4. Diplomat Pertama (Kelas Jabatan 8): Rp4,59 juta

Selain itu, diplomat juga menerima tunjangan jabatan fungsional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2022. Tunjangan ini diberikan sebagai pengakuan keahlian profesional di bidang diplomasi. Besarannya sebagai berikut:

  1. Diplomat Ahli Utama: Rp2,29 juta
  2. Diplomat Ahli Madya: Rp1,60 juta
  3. Diplomat Ahli Muda: Rp1,24 juta
  4. Diplomat Ahli Pertama: Rp540 ribu

Komponen tambahan lain mencakup tunjangan keluarga, tunjangan makan harian, serta tunjangan penempatan luar negeri. Tunjangan luar negeri memiliki variasi paling besar karena disesuaikan biaya hidup, tingkat risiko, serta kondisi sosial politik negara tujuan. Faktor ini menjadikan total penghasilan diplomat di luar negeri bisa berbeda jauh antarpenempatan, meskipun berasal dari jabatan setara.

Pembahasan gaji diplomat Indonesia menunjukkan bahwa penghasilan profesi ini dibentuk oleh sistem berlapis, bukan sekadar angka gaji pokok. Kombinasi regulasi, jenjang jabatan, serta konteks penugasan menciptakan struktur finansial yang kompleks sekaligus terukur. Setelah mengetahui gambaran ini, apakah profesi diplomat masih terlihat semenarik bayangan awal kamu tentang gaji diplomat Indonesia?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Perjanjian Dagang Molor, AS Kerek Tarif Impor Korsel Jadi 25 Persen

27 Jan 2026, 13:06 WIBBusiness