Jakarta, IDN Times - Startup kecerdasan buatan Perplexity menandatangani kesepakatan bernilai 750 juta dolar AS (Rp12,5 triliun), dengan Microsoft untuk menggunakan layanan cloud Azure selama tiga tahun. Perplexity, yang didukung oleh Nvidia, akan menjalankan berbagai model AI melalui program Foundry milik Microsoft.
Langkah ini memperluas infrastruktur cloud mereka di luar mitra lama Amazon Web Services (AWS). Kesepakatan tersebut memungkinkan Perplexity mengakses skala komputasi Azure yang masif untuk mendukung pengembangan dan pelatihan model AI generasi berikutnya.
