Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pertamina Percepat Distribusi BBM di Bali, Siagkan 108 Mobil Tangki
Pertamina Patra Niaga Siagakan 108 Mobil Tangki, Distribusi BBM di Bali Dipercepat. (Dok/Istimewa).
  • Pertamina Patra Niaga menyiagakan 108 mobil tangki dan 465 Awak Mobil Tangki untuk mempercepat distribusi BBM serta mengurai antrean SPBU di Bali.
  • Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis beroperasi 24 jam, didukung optimalisasi pasokan dari kapal pengangkut BBM yang telah bersandar.
  • Sebanyak 66 SPBU di Denpasar dan Badung beroperasi 24 jam; Pertamina menerapkan pemeriksaan kesiapan kerja dan rotasi personel dalam distribusi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali untuk mempercepat pemulihan layanan dan mengurai antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Dari total 108 mobil tangki yang disiagakan, sebanyak 99 unit merupakan armada standby dan sembilan unit lainnya berasal dari skema spot charter. Operasional armada tersebut didukung 465 Awak Mobil Tangki (AMT), yang terdiri dari 365 personel standby dan 100 personel bantuan dari daerah lain.

"Upaya tersebut dilakukan melalui penyiagaan 108 mobil tangki, penambahan personel, pengoperasian terminal BBM selama 24 jam, serta optimalisasi pasokan melalui kapal pengangkut BBM," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).

1. Integrasikan langkah operasional untuk percepat pemulihan layanan BBM di Bali

Petugas melayani pembeli BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Kitty mengatakan, perusahaan terus mengintegrasikan berbagai langkah operasional untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali.

“Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan distribusi BBM di Bali melalui penguatan armada mobil tangki, dukungan personel lintas daerah, operasional terminal selama 24 jam, serta optimalisasi pasokan melalui kapal yang telah bersandar,” ujar Kitty.

Adapun, penguatan armada dan personel ini ditujukan untuk mempercepat penyaluran BBM dari terminal ke SPBU, terutama di wilayah yang masih mengalami antrean.

Selain menambah dukungan operasional, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan Fuel Terminal (FT) Sanggaran dan Integrated Terminal (IT) Manggis selama 24 jam. Perusahaan juga mengoptimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan BBM melalui kapal pengangkut yang telah bersandar.

2. Sebanyak 66 SPBU di Denpasar dan Badung beroperasi 24 jam

Ilustrasi SPBU Pertamina. (dok. Pertamina)

Menurut Kitty, langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU, mengurangi antrean, dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan BBM.

Di sisi hilir, sebanyak 66 SPBU di Denpasar dan Badung juga beroperasi selama 24 jam. Pengoperasian tersebut diharapkan memberikan fleksibilitas waktu bagi masyarakat untuk membeli BBM sekaligus membantu kelancaran layanan di kedua wilayah tersebut.

3. Pertamina akan terus mengoptimalkan rantai distribusi BBM

Antrean sepeda motor di SPBU Pertamina (iStock/Anzz Media)

Dengan demikian, Pertamina Patra Niaga juga menerapkan prosedur keselamatan dalam proses distribusi. Setiap AMT wajib menjalani pemeriksaan kesiapan kerja (fit to work) sebelum bertugas.

"Perusahaan turut mengatur rotasi kerja untuk menjaga kondisi fisik personel dan meminimalkan risiko kelelahan selama operasional," jelasnya.

Untuk memperoleh informasi mengenai SPBU yang dapat dikunjungi, masyarakat dapat memantau akun Instagram resmi Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, @pertaminabali.

Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus mengoptimalkan rantai distribusi BBM guna mendukung pemenuhan kebutuhan energi masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi di Bali.

Curated For You

Editorial Team

Related Article