Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan buruh untuk tidak banyak menuntut kepada para pengusaha. Menurutnya, pengusaha juga pusing mengurus cicilan.
Hal itu Prabowo sampaikan saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, dalam rapat paripurna ke-19 masa persidangan V Tahun sidang 2025-2026 DPR RI.
"Saya ingatkan buruh, jangan kau minta aja terus, ya kan. Pengusaha-pengusaha juga kerja keras, pusing juga mereka harus bayar kredit ke bank," ujar Prabowo, Rabu (20/5/2026).
Prabowo menegaskan, pemerintah juga senantias melindungi para buruh. Misalnya, buruh juga kini memiliki perlindungan sosial dengan tujuan beban pengusaha berkurang.
"Kita banyak memberi perlindungan sosial supaya beban pengusaha juga tidak terlalu berat," ucap dia.
Prabowo juga meminta kepada para pengusaha untuk lapor kepada pemerintah apabila memiliki kesulitan. Menurutnya, pemerintah terbuka dengan hal tersebut.
Meski demikian, Prabowo meminta kepada para pengusaha untuk tidak terus meminta penurunan pajak. "Kalau dia (pengusaha) minta penurunan tarif ya kita bantu untuk sementara, jangan terus menerus minta penurunan tarif pajak. Kita mengerti krisis dunia kita mengerti, kita akan bantu," kata dia.
