Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
publikasi_1771211512_69928af886eff.jpeg
Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Intinya sih...

  • Prabowo bertemu pemimpin bisnis AS dalam Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC.

  • Prabowo optimistis perusahaan-perusahaan AS dapat menjadi mitra strategis Indonesia.

  • Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi investor, menjadi tuan rumah yang baik, dan menciptakan iklim usaha yang lebih pasti.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan banyak pemimpin bisnis Amerika Serikat (AS) dalam lawatannya. Dia optimistis dan berharap perusahaan-perusahaan AS dapat menjadi mitra strategis Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026).

"Saya rasa saya telah membuktikan bahwa pemerintah Indonesia dan saya sendiri selalu berupaya melindungi investor kami, menjadi tuan rumah yang baik, dan menghasilkan atmosfer terbaik bagi para investor," katanya.

Prabowo menegaskan AS merupakan salah satu mitra terkuat Indonesia. Menurutnya, Indonesia tidak pernah melupakan dukungan AS dalam perjuangan kemerdekaan maupun pada masa-masa krisis.

"Hal itu juga saya sampaikan kepada generasi muda Indonesia agar jangan melupakan peran yang dimainkan Amerika Serikat dalam kelahiran bangsa kami, baik secara politik maupun ekonomi," tutur Prabowo.

Prabowo mencontohkan bantuan melalui program PL 480 pada era 1960-an ketika sektor pertanian Indonesia terdampak gejolak kawasan Asia Tenggara. Dia menyebut dukungan tersebut sangat signifikan bagi Indonesia saat itu.

"Jadi, kami berharap akan kehadiran Amerika yang lebih kuat dalam ekonomi kami," kata orang nomor satu di Indonesia itu.

Prabowo memastikan pemerintah bekerja keras demi kepentingan rakyat. Dia menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih serta mempromosikan keadilan dan supremasi hukum guna menciptakan iklim usaha yang lebih pasti.

Editorial Team