Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Klaim Garuda Indonesia Bulan Depan Mulai Untung
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. (IDN Times/Holy Kartika)
  • Presiden Prabowo menyatakan Garuda Indonesia mulai bangkit dari kerugian panjang dan ditargetkan mencetak keuntungan pada bulan depan setelah sempat direncanakan untuk dijual.
  • Pemerintah terus melakukan perbaikan bertahap terhadap pengelolaan perusahaan dan aset negara, dengan komitmen memperkuat kinerja ekonomi nasional secara menyeluruh.
  • Garuda Indonesia mendapat suntikan modal 405 juta dolar AS dari BPI Danantara untuk mendukung perawatan armada dan mendorong pencapaian laba bersih pada tahun 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Prabowo bilang pesawat Garuda sekarang sudah mulai bagus lagi. Dulu Garuda rugi dan mau dijual, tapi sekarang katanya bulan depan bisa untung. Pemerintah bantu perbaiki pelan-pelan. Ada juga uang dari Danantara buat bantu Garuda dan Citilink biar pesawatnya bisa diperbaiki dan bisa jalan terus sampai nanti bisa dapat untung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyebut kondisi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mulai membaik setelah sebelumnya sempat mengalami kerugian.

Prabowo mengatakan Garuda yang sempat direncanakan untuk dijual kini mulai bangkit dan ditargetkan mencatat keuntungan pada bulan depan. Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan sejumlah bendungan.

"Garuda tadinya mau dijual. Saya larang, sekarang sudah mulai bangkit. Bulan depan sudah mulai untung, dari sekian puluh tahun rugi," kata Prabowo, Jumat (10/7/2026).

1. Perbaikan dilakukan bertahap

Presiden RI Prabowo Subianto saat meresmikan sejumlah bendungan pada Kamis (10/7/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Prabowo mengakui terdapat pihak yang sebelumnya menentang sejumlah kebijakan pemerintah. Namun, dia menyebut berbagai perbaikan terus dilakukan secara bertahap.

Orang nomor satu di Indonesia itu mengatakan pemerintah akan terus membenahi berbagai kekurangan yang ada, termasuk dalam pengelolaan perusahaan dan aset negara.

"Pelan-pelan kita perbaiki ini semua. Kita perbaiki semua kekurangan," kata mantan Menteri Pertahanan (Menhan) itu.

2. Prabowo banggakan Danantara

Presiden Prabowo Subianto dalam Tasyakuran HUT ke-1 Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta pada Rabu (11/3/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyinggung pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai sovereign wealth fund atau dana kedaulatan Indonesia.

Menurut dia, Danantara menjadi salah satu langkah baru dalam mengelola kekuatan ekonomi nasional dengan menyatukan aset-aset strategis negara.

"Danantara sekarang sudah mungkin kelima terbesar di dunia. Dana ini adalah dana kekuatan ekonomi rakyat Indonesia, kita jadikan satu," ujarnya.

3. Target cetak laba usai disuntik Danantara

Wisma Danantara Indonesia (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Garuda Indonesia menargetkan dapat mencatatkan laba bersih pada 2026 setelah memperoleh dukungan modal dari Danantara sebesar 405 juta dolar AS atau setara Rp6,65 triliun dalam bentuk pinjaman pemegang saham (shareholder loan).

Dana tersebut diperuntukkan bagi Garuda Indonesia dan anak usahanya, Citilink Indonesia. Dukungan dari Danantara menjadi salah satu langkah yang diharapkan dapat membawa Garuda menuju kinerja positif pada 2026.

Suntikan modal itu akan digunakan untuk mendanai kebutuhan maintenance, repair and overhaul (MRO) terhadap 10 armada pesawat Garuda Indonesia, dan 15 armada pesawat Citilink Indonesia.

Pembagiannya, 111 juta dolar AS atau setara Rp1,82 triliun akan diberikan untuk Garuda Indonesia, dan 294 juta dolar AS atau setara Rp4,83 triliun dialokasikan kepada Citilink Indonesia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article