Presiden Prabowo Subianto tiba di Monas untuk memperingati Hari Buruh (IDN Tiimes/Ridwan Aji Pitoko)
Presiden Prabowo Subianto mendengarkan pengemudi aspirasi ojek online (ojol) yang meminta agar pihak aplikator untuk tidak memotong biaya ongkos 20 persen. Dalam aspirasinya, ojol meminta aplikator memotong 10 persen.
"Ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya setiap hari, ojol aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Gimana ojol setuju 20 persen? Bagaimana 15 persen? Berapa, 10?" ujar Prabowo.
Mantan Menteri Pertahanan itu mengatakan, sudah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026, tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Pada Perpres tersebut, tertuang aturan pengemudi transportasi online harus mendapat BPJS Kesehatan hingga potongan aplikator 8 persen saja.
"Yang tadi saya bicara hrs diberi jaminan kecelakaan kerja, akan diberikan BPJS kesehatan, asuransi kesehatan juga tadi pembagian pendapatan dari 80 persen, untuk pengemudi, sekarang minimal menjadi 92 persen untuk pengemudi," ucap dia.
Prabowo Prabowo juga menyampaikan telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2026 yang mengatur tentang ratifikasi konvensi International Labor Organization (ILO) nomor 188.
"Saudara-saudara sekalian, ada satu lagi hadiah untuk buruh. Saya juga baru saja tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 tentang Ratifikasi Konvensi International Labor Organization Nomor 188," kata Prabowo.
Prabowo menjelaskan regulasi tersebut diterbitkan guna memastikan adanya perlindungan dan kesejahteraan bagi para awak kapal perikanan. Masih di sektor perikanan, mantan Menteri Pertahanan (Menhan) itu mengungkapkan pemerintah segera meresmikan sebanyak 1.386 kampung nelayan pada 2026.
Dia menyebut langkah ini sebagai yang pertama dalam sejarah Indonesia di mana nelayan mendapatkan perhatian langsung dari pemerintah. Pembangunan infrastruktur perikanan juga akan dilanjutkan secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya.
"Tahun depan kita akan buka 1.500 kampung nelayan. Tahun depannya lagi 1.500. Semuanya nanti kurang lebih ada 6 juta nelayan yang akan kita perbaiki hidupnya dengan anak dan istri 20 juta lebih rakyat Indonesia hidupnya akan lebih baik, hidupnya akan sejahtera," ucap dia.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti kondisi nelayan yang dinilai masih mengalami kesulitan, seperti melaut tanpa fasilitas es. Untuk mengatasi persoalan tersebut, dia menegaskan pemerintah akan membangun pabrik es di setiap kampung nelayan.
"Kita juga akan bantu kapal-kapal untuk mereka," kata Prabowo.