Jakarta, IDN Times - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto meminta pasar modal Indonesia dijalankan sesuai standar internasional tertinggi.
Hal itu menyikapi pasar saham Indonesia yang mengalami gejolak beberapa waktu lalu, terutama dipicu oleh laporan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI), tercermin dari anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). MSCI memberi sinyal pasar modal RI berpotensi turun status dari emerging market menjadi frontier market karena adanya kekhawatiran soal transparansi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Ya arahannya ya bahwa bursa kita ini harus sesuai dengan standar yang paling tinggi, standar internasional yang tinggi," katanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
