Saat berbelanja di supermarket, mungkin pernah terlihat produk dengan merek milik supermarket yang harganya lebih rendah dibandingkan dengan merek terkenal, meski jenis barang dan ukurannya hampir sama. Produk seperti beras, tisu, air mineral, makanan ringan, hingga kebutuhan rumah tangga tersebut umumnya termasuk kategori private label. Selisih harganya bahkan terkadang cukup besar sehingga menarik perhatian konsumen yang sedang berusaha menekan pengeluaran.
Harga murah produk private label bukan berarti supermarket sekadar mengorbankan keuntungan demi menarik pembeli. Ada model bisnis dan struktur biaya yang berbeda yang memungkinkan produk tersebut sampai ke rak dengan harga lebih kompetitif dibandingkan dengan produk dari merek nasional. Kalau sering penasaran mengapa produk private label supermarket bisa dijual murah, yuk, pahami beberapa alasannya berikut ini!
