Jakarta, IDN Times - Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Muhammad Kholid Syeirazi menilai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bakal menghadapi tantangan besar apabila memperoleh hak participating interest (PI) di Blok Ganal.
Blok Ganal merupakan bagian dari proyek migas laut dalam, Indonesia Deepwater Development (IDD) yang memiliki tingkat kesulitan tinggi, baik dari sisi teknologi maupun kebutuhan investasi.
“Dalam praktiknya, BUMD akan kesulitan untuk menyediakan dana dengan nilai investasi yang sangat besar. Karena ini memang investasinya jumbo,” ujar Kholid, Senin (18/5/2026).
