Direktur Utama PT Satelit Nusantara Tiga, Adi Rahman Adiwoso, di Stasiun Bumi Satria-1, Desa Matungkas, Dimembe, Minut, Sulawesi Utara, Kamis (28/12/2023). IDNTimes/Ungke Pepotoh/bt
Adapun ULO dilaksanakan di Gateway Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada 23-24 April 2026. Dengan demikian, selangkah lagi Satelit N5 akan meluncur secara komersial.
Dengan kapasitas 160 Gbps, Satelit N5 akan menjadi pemain utama dalam meningkatkan kapasitas satelit nasional. Kehadiran Satelit N5 merupakan aset strategis bagi penguatan ekosistem digital nasional, di mana Presiden Prabowo Subianto telah menargetkan kecepatan internet di Indonesia rata-rata menjadi 100 Mbps pada 2029.
Pemerintah juga memastikan internet yang dipancarkan dari Satelit N5 dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat layanan publik di daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses digital.
“Kami siap menjalankan misi besar selanjutnya sekaligus mendukung terwujudnya program Asta Cita untuk mengakselerasi pemerataan konektivitas dan mengeliminasi kesenjangan akses internet di pelosok Nusantara,” kata Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Adi Rahman Adiwoso, dikutip Selasa (12/5/2026).