Jakarta, IDN Times - PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) membukukan kerugian hingga Rp6,07 triliun sepanjang 2025.
Kerugian PTPP membengkak hingga Rp4,55 triliun atau 298,9 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp1,52 triliun.
Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad mengatakan kinerja WIKA di 2024 dan 2025 dipengaruhi upaya perbaikan laporan keuangan, salah satunya adalah penurunan nilai aset atau impairment dan juga penyajian ulang atau restatement.
“Dalam laporan keuangan kita kita sudah dengan tekanan yang cukup signifikan ini dari proses impairdan restatement yang kita lakukan untuk penyesuaian di 2024 dan juga impair di tahun 2025, otomatis ini akan berdampak terhadap penurunan laba kita, dan juga pasti mengarah pada ekuitas yang ada di perusahaan ini,” kata kata Novel dalam acara Earnings Call tahun buku 2025, Selasa (7/4/2026).
