Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Triyan)
Purbaya tidak menampik bahwa negosiasi dengan Danantara masih berlangsung alot. Dia mengaku telah membahas rencana tersebut bersama Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, dan Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, namun hingga kini belum mencapai kesepakatan.
Dalam proses tersebut, Kemenkeu bahkan menyiapkan opsi skema tukar guling antara PT PNM dan PT Geo Dipa Energi.
“BRI kan perusahaan terbuka, jadi tidak mudah untuk dibeli. Kalau perlu, saya tukar dengan Geo Dipa. Saya (Kemenkeu) punya perusahaan Geo Dipa, tadinya mau saya tukar dengan mereka (Danantara),” ujarnya
Selain itu, Purbaya menilai PNM memiliki sumber daya manusia yang andal dan berpengalaman dalam penyaluran KUR. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mendorong ketertarikannya terhadap perusahaan tersebut.
Dia berharap, ke depan penyaluran KUR kepada UMKM dapat semakin bergeliat.
“Karena mereka punya keahlian. Pegawai saya tidak bisa langsung menjadi penilai pinjaman mikro. Di PNM, orang-orangnya sudah sangat andal,” tutur Purbaya.
Hingga November 2025, PT PNM telah beroperasi di 36 provinsi dengan 58 kantor cabang dan 4.655 kantor pelayanan. Perusahaan ini didukung oleh 43.457 pendamping nasabah perempuan, telah memberdayakan 22,7 juta nasabah perempuan, serta menyalurkan sekitar 73 persen pembiayaannya berbasis syariah.