Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BRI Berhasil Salurkan KUR Rp178,08 Triliun di 2025

WhatsApp Image 2026-01-11 at 9.14.42 AMM.jpeg
Salah satu nasabah KUR BRI yang menjalankan usahanya di pasar. (Dok. BRI)
Intinya sih...
  • Penyaluran KUR BRI didominasi sektor produksi dengan porsi 64,49 persen.
  • KUR disalurkan secara prudent dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Sekitar 18 dari setiap 100 rumah tangga dapat akses fasilitas KUR BRI.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat kinerja positif dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2025 sebesar Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur. Lebih dari 60 persen penyaluran kredit tersebut diarahkan ke sektor produktif yang berperan dalam penyerapan tenaga kerja serta penguatan ketahanan pangan.

BRI secara konsisten mendorong pertumbuhan UMKM agar tetap sehat dan berkelanjutan sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Penyaluran KUR juga disertai pendampingan usaha, sehingga pelaku UMKM tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga penguatan kapasitas usaha,” ujar Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya dalam keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).

1. Penyaluran KUR didominasi ke sektor produksi sebesar 64,49 persen

Mekanisme pengajuan KUR BRI. (IDN Times/Aditya)
Mekanisme pengajuan KUR BRI. (IDN Times/Aditya)

Berdasarkan sektor ekonomi, penyaluran KUR BRI didominasi sektor produksi dengan porsi 64,49 persen dari total realisasi. Sektor ini mencakup pertanian, perikanan, industri pengolahan, serta jasa produktif lainnya.

Sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan nilai pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97 persen dari total KUR yang disalurkan BRI sepanjang 2025. Capaian tersebut mencerminkan peran BRI dalam memperkuat sektor riil nasional.

2. KUR disalurkan secara prudent dan transparan

KUR BRI (Dok BRI)
KUR BRI (Dok BRI)

Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI pun memastikan pemberian KUR dilakukan secara prudent, transparan dan akuntabel, sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta dapat dipertanggungjawabkan.

Hal ini dikarenakan KUR merupakan kredit yang 100 persen bersumber dari dana bank, atau menggunakan dana perbankan yang berasal dari penghimpunan dana masyarakat, sehingga kualitas kreditnya harus terjaga dengan baik.

3. Sekitar 18 dari setiap 100 rumah tangga dapat akses fasilitas KUR BRI

ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/ Viacheslav Bublyk)
ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/ Viacheslav Bublyk)

Diketahui, penyaluran KUR BRI terhadap sebaran rumah tangga juga secara konsisten meningkat dari tahun ke tahun. Hingga Desember 2025, sekitar 18 dari setiap 100 rumah tangga tercatat telah mengakses fasilitas KUR BRI.

Angka ini meningkat dibandingkan jangkauan KUR BRI pada tahun 2023 dan 2024 yang mencapai 15 rumah tangga dan 17 rumah tangga. Secara kumulatif, sejak tahun 2015 hingga akhir Desember 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.435 triliun kepada 46,4 juta penerima.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

IHSG Terjun Bebas, Tersungkur dari Level 8.000

02 Feb 2026, 09:35 WIBBusiness