Comscore Tracker

Deutsche Telekom Berinvestasi di Platform Pembayaran Blockchain Celo

Kapitalisasi pasar Token Celo sekitar 800 juta dolar AS

Jakarta, IDN Times – Perusahaan telekomunikasi Jerman Deutsche Telekom telah berinvestasi di Celo, platform pembayaran blockchain yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Langkah ini akan membuka akses ponsel ke proyek keuangan terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk tidak terlibat dengan perusahaan keuangan tradisional, kata perusahaan itu pada Selasa (20/4/2021).

Menurut CNBC, perusahaan tidak mengungkapkan ukuran investasi.

Baca Juga: Tesla Beli Bitcoin dan Mau Dijadikan Alat Pembayaran

1. Membeli cryptocurrency

Deutsche Telekom Berinvestasi di Platform Pembayaran Blockchain CeloTakipciart.com

Selain berinvestasi di Celo, Deutsche Telekom juga telah membeli sejumlah token digital (cryptocurrency) Celo yang digunakan pada platform tersebut.

Ini menjadikan perusahaan sebagai yang terbaru yang mengikuti perusahaan besar seperti Tesla Inc untuk memegang cryptocurrency di pundi-pundi mereka.

Tesla yang dipimpin Elon Musk telah membeli Bitcoin senilai 1,5 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp21 triliun pada Februari 2021. Tesla juga telah menerima Bitcoin sebagai pembayaran untuk mobil listriknya.

2. Proyek keuangan terdesentralisasi Deutsche Telekom

Deutsche Telekom Berinvestasi di Platform Pembayaran Blockchain CeloIlustrasi Bitcoin (ANTARA/REUTERS/Benoit Tessier)

Proyek keuangan terdesentralisasi Deutsche Telekom terbentang luas, mulai dari pertukaran cryptocurrency dan pinjaman hingga asuransi.

Semua layanan ini akan memungkinkan pengguna untuk meminjam, meminjamkan, atau bertransaksi satu sama lain tidak melalui perusahaan keuangan tradisional.

Baca Juga: Mengenal Dogecoin, Cryptocurrency Populer selain Bitcoin

3. Posisi Celo dalam dunia Cryptocurrency

Deutsche Telekom Berinvestasi di Platform Pembayaran Blockchain CeloIlustrasi Bitcoin (ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic)

Celo yang berbasis di San Francisco, AS, digunakan di lebih dari 100 negara. Platform ini memungkinkan pengguna untuk mengirim dan menerima uang dalam bentuk tokennya ke ponsel, kata salah satu pendirinya Rene Reinsberg.

Token Celo memiliki kapitalisasi pasar sekitar 800 juta dolar AS versus Bitcoin yang sebesar 1 triliun dolar AS.

“Kami tidak tahu di mana Celo akan berada dalam lima hingga 10 tahun, tetapi saya pikir kami memiliki ide yang cukup bagus bahwa ini tidak akan hilang,” kata Andreas Dittrich, kepala pusat solusi blockchain di unit Deutsche Telekom T-Systems MMS.

“Nilai sedang didigitalkan setiap detik yang kita bicarakan. Nilai sedang dipindahkan ke ruang digital dan ini perlu ditangani dengan cara yang andal, transparan, dan aman,” tambahnya.

Topic:

  • Rehia Sebayang
  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya