Jakarta, IDN Times - Pemerintah menargetkan rencana setop impor solar bisa dilakukan mulai kuartal II-2026. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan hal itu bisa dilakukan setelah proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) diresmikan.
“Solar itu nanti sudah kita tidak impor lagi. Jadi kita mengandalkan produksi dalam negeri setelah beroperasinya RDMP Balikpapan,” kata Laode di kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (5/1/2026).
