Comscore Tracker

IHSG Bangkit di Pembukaan, 8 Saham Ini Berpotensi Raup Cuan

IHSG dibuka pada level 7.009,8

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat tipis pada pembukaan perdagangan Selasa (4/10/2022). IHSG menguat 0,1 poin ke level 7.009,8 pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Berdasarkan data RTI pukul 09.05 WIB, IHSG berhasil terus menguat hingga 72.08 poin atau 1,03 persen ke level 7.081,80.

Sebelumnya pada perdagangan awal pekan atau Senin (3/10/2022), IHSG ditutup melemah 31,08 poin atau minus 0,44 persen pada level 7.009,7.

Baca Juga: IHSG Jeblok, 7 Saham Ini Raup Cuan di Akhir Perdagangan

1. Pergerakan IHSG pagi ini

Data RTI per pukul 09.05 WIB menunjukkan, level terendah IHSG pada pagi ini adalah 7.045,80. Sementara level tertingginya adalah 7.085,23.

Secara keseluruhan hingga pukul 09.05 WIB, investor membukukan transaksi sebesar Rp972,205 miliar dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 2,644miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 87 ribu kali.

Selain itu, sebanyak 305 saham menguat, 94 saham melemah, dan 156 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: PayPal Mau Bikin Layanan Investasi Saham di Aplikasinya

2. Pergerakan indeks saham

Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini diikuti oleh mayoritas indeks saham unggulan yang juga perkasa di zona hijau. Berikut datanya.

  • LQ45 menguat 1,10 persen ke level 1.017,428
  • IDX30 menguat 1,12 persen ke level 537,837
  • IDX80 menguat 1,08 persen ke level 142,438
  • IDXESGL menguat 1,00 persen ke level 145,894
  • IDXQ30 menguat 1,03 persen ke level 167,635

Baca Juga: Manfaat Investasi Saham untuk Masa Depan, Ini Penjelasannya

3. Saham-saham yang menguat pagi ini

Berdasarkan data RTI, ada sejumlah saham yang menunjukkan penguatan di tengah keperkasaan IHSG pagi ini dan bisa dijadikan sebagai watchlist para investor. Berikut di antaranya:

  1. PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP)
  2. PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR)
  3. PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT)
  4. PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN)
  5. PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC)
  6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
  7. PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
  8. PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM)

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya