Menteri PUPR Pastikan 9 Ribu Toilet Beroperasi di Rest Area Tahun Ini

Toilet yang banyak untuk mengakomodir pemudik

Jakarta, IDN Times - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono berkomitmen menambah jumlah toilet di rest area atau tempat istirahat saat musim mudik Lebaran tahun ini.

Basuki menegaskan, jumlah toilet di rest area jalan tol pada musim mudik Lebaran 2023 bakal lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

"Tahun lalu jumlah toilet di jalan tol 6.175 toilet. Tahun ini ditambah lagi sekitar 2.833 sehingga akan ada 9.000 toilet di 117 tempat istirahat," kata Basuki, dikutip dari YouTube Komisi V DPR, Rabu (5/4/2023).

Basuki berharap, penambahan jumlah toilet tersebut dapat membuat pemudik semakin nyaman melakukan perjalanan ke kampung halaman.

Baca Juga: Biaya Bangun IKN Membengkak, PUPR Minta Tambahan Anggaran Rp8 Triliun

1. Jalan tol masih jadi favorit pemudik tahun ini

Menteri PUPR Pastikan 9 Ribu Toilet Beroperasi di Rest Area Tahun Iniilustrasi jalan tol (IDN Times/Sunariyah)

Penambahan jumlah toilet di rest area tidak terlepas dari Survei Potensi Pergerakan Masyarakat selama masa libur Lebaran 2023 (Idul Fitri 1444 H) yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (BKT Kemenhub).

Dalam survei tersebut, jalan tol terutama Trans Jawa masih jadi favorit para pemudik pada musim Lebaran 2023. Pemilihan tol sebagai jalur favorit mudik tidak terlepas dari anggapan pemudik bahwa jalan tersebut lebih cepat.

Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno pun menilai hal tersebut membuat kendaraan di jalan tol jadi membludak dan membuat pergerakan antar kendaraan jadi lebih lambat.

Di sisi lain, area istirahat (rest area) di tol kerap penuh dan menjadi sumber kemacetan. Sejumlah rest area yang disediakan di jalan tol untuk kondisi lalu lintas normal. Sementara pada musim Lebaran, lalu lintas kendaraan yang melewati jalan tol akan di atas kondisi normal.

"Pemerintah perlu mengantisipasi peningkatan arus mudik Lebaran tahun ini dengan menambah fasilitas di rest area, seperti toilet, khususnya jumlah toilet untuk perempuan harus lebih banyak dari jumlah toilet untuk laki-laki. Selain itu juga dibangun rest area tambahan di beberapa tempat yang cukup menyediakan toilet," beber Djoko akhir Maret silam.

Baca Juga: Jalan Tol Trans Jawa Jadi Favorit Pemudik Tahun Ini

2. Jalan Tol Trans Jawa bakal kedatangan 9 juta lebih pemudik

Menteri PUPR Pastikan 9 Ribu Toilet Beroperasi di Rest Area Tahun IniANTARA FOTO/Zabur Karuru

Jalan Tol Trans Jawa diproyeksikan bakal kedatangan 9,2 juta orang selama musim mudik tahun ini. Adapun secara umum, diperkirakan 123 juta orang menjalankan tradisi mudik pada Lebaran 2023.

"Tingginya potensi pergerakan masyarakat di masa mudik tahun ini, yakni tidak ada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), tidak ada pembatasan atau larangan perjalanan kondisi mendekati normal pasca pandemik COVID-19," ujar Djoko.

Djoko pun menyampaikan, Jawa Tengah jadi daerah tujuan terbanyak pemudik tahun ini.

Provinsi tersebut diperkirakan bakal kedatangan 32,75 juta pemudik atau 26,45 persen dari total pemudik.

"Sementara itu, pilihan moda masih didominasi mobil pribadi 27,32 juta orang (22,07 persen) dan sepeda motor 25,13 juta orang (20,30 persen)," ujar Djoko.

Baca Juga: Rincian Tarif Tol Jakarta-Cirebon 2023

3. Jalur alternatif selain tol

Menteri PUPR Pastikan 9 Ribu Toilet Beroperasi di Rest Area Tahun IniPetugas tengah melakukan pekerjaan rutin, berupa pengecatan marka jalan dan median jalan Jalur Pantura Losari, Kabupaten Brebes hingga perbatasan Kabupaten Pemalang. IDN Times/Haikal Adithya

Meski jalan tol masih jadi favorit, Djoko melihat bahwa masyarakat bisa mempertimbangkan penggunaan jalan arteri seperti pantura dan pansela Jawa.

Berkaca dari arus mudik 2022, penggunaan jalan arteri pantura Jawa relatif lebih lancar ketimbang jalan tol.

"Penghubung jalur utara dan selatan Jawa belum bagus sehingga pilihannya masih di pantura," kata Djoko.

Sampai saat ini, sambung Djoko, Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) belum selesai dan rencana Tol Cigatas (Cileunyi-Garut-Tasikmalaya-Cilacap) belum terealisasi.

Di sisi lain, Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuhan) sudah dapat digunakan dan mampu mengurangi volume lalu lintas di Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) dan Tol Cipularang (Cikampek-Purwakarta-Padalarang) untuk kendaraan yang berasal dari Bandung akan ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.

Topik:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya