Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Melemah Tipis Pagi Ini

Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Melemah Tipis Pagi Ini
Mata uang Rupiah (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah melemah tips terhadap mata uang dolar Amerika Serikat pada pembukaan perdagangan Selasa (10/1/2023).

Mengutip Bloomberg, kurs rupiah melemah sebanyak 5 poin ke level Rp15.572,5 per dolar AS pada pembukaan perdagangan, membalikkan keadaan di mana rupiah menguat sebanyak 65 poin atau 0,42 persen ke Rp15.567,5 per dolar AS pada penutupan.

1. Investor wait and see tunggu data inflasi AS

Analis DCFX Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah melemah terhadap dolar AS. Sebab, para investor masih menunggu data inflasi di Amerika Serikat.

"Investor akan cenderung wait and see menantikan data penting inflasi AS lusa," kata Lukman.

2. Rupiah masih punya peluang menguat

Analis PT Sinarmas Futures, Ariston Tjendra berpendapat bahwa rupiah masih berpeluang menguat hari ini, seiring menguatnya sentimen bahwa bank sentral AS atau Federal Reserve (the Fed) yang kemungkinan tidak akan menaikan suku bunga acuannya setinggi tahun lalu.

Dia menjelaskan, petinggi the Fed, Raphael Bostic berpendapat bahwa the Fed akan menaikan suku bunga acuannya 25 atau 50 basis poin pada rapat bulan Februari nanti. Tahun lalu, the Fed menaikan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin sebanyak 4 kali dan di Desember turun menjadi 50 basis poin.

"Sentimen ini mendorong pelemahan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya," sebutnya.

Selain itu kebijakan China yang lebih longgar dalam menghadapi penularan COVID-19 di negaranya juga memberikan sentimen positif ke aset berisiko di pasar keuangan. Kata dia, China lebih membuka ekonominya dan tidak melakukan karantina ketat.

"Ini membantu meningkatkan permintaan dan suplai sehingga membantu pertumbuhan ekonomi global," ujarnya.

3. Proyeksi pergerakan rupiah hari ini

Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada hari ini akan berada di kisaran Rp15.550 hingga Rp15.650 per dolar AS.

Sedangkan Ariston memperkirakan, hari ini potensi penguatan rupiah ke arah Rp15.520-Rp15.500 dengan potensi resisten di kisaran Rp15.600 per dolar AS.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in Business

See More

5 Alasan Kenapa Skill Masak Bisa Jadi Sumber Penghasilan yang Stabil

04 Apr 2026, 23:12 WIBBusiness