Sementara itu, Analis Pasar Uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan ada sinyal dovish dari The Fed, setelah memangkas suku bunga minggu lalu dan memberi sinyal akan segera mulai membeli obligasi pemerintah jangka pendek mulai Desember, dengan laju bulanan sebesar 40 miliar dolar AS.
Aktivitas pembelian aset The Fed menghadirkan prospek dovish untuk kebijakan moneter, terutama mengingat kondisi likuiditas lokal kemungkinan akan semakin melonggar dengan suntikan dana tunai.
"Fokus minggu ini tertuju pada data pekerjaan di sektor non-pertanian AS dan data CPI untuk November, yang akan dirilis pada hari Selasa dan Kamis. Data pekerjaan, yang biasanya dirilis pada hari Jumat pertama setiap bulan, tertunda karena penutupan pemerintah yang berkepanjangan pada bulan Oktober dan November," tegasnya.
Namun, pasar akan mengamati dengan cermat tanda-tanda lebih lanjut dari pelonggaran pertumbuhan pasar tenaga kerja dan pendinginan inflasi, mengingat keduanya merupakan pertimbangan terbesar The Fed untuk memangkas suku bunga. Data tersebut juga akan menjadi data ekonomi resmi terbaru yang tersedia bagi pasar setelah penutupan pemerintahan mengganggu beberapa data penting untuk bulan Oktober.