ilustrasi logo Hyundai (unsplash.com/named_aashutosh)
Hyundai Motor Group mengumumkan komitmen investasi domestik sebesar 125,2 triliun won (Rp1,4 kuadriliun) untuk periode 2026 hingga 2030 guna mendorong teknologi kendaraan listrik (electric vehicle/EV), robotika, dan pengembangan pusat data AI. Hyundai akan membangun pabrik manufaktur robotik dan pusat data AI untuk mendukung pengembangan mobil otonom dan sistem produksi digital.
“Fokus investasi kami akan memperkuat industri AI, robotika, dan energi hijau serta memperluas ekosistem kendaraan listrik di Korea Selatan,” kata Executive Chair Hyundai Motor Group, Euisun Chung, dilansir The Milli Chronicle.
Selain pengembangan teknologi hijau, Hyundai juga menambah lapangan kerja, terutama di sektor kendaraan dan mobilitas digital.
“Tahun ini kami telah mempekerjakan 7.200 orang dan akan meningkatkan hingga 10 ribu tahun depan, terutama pada kendaraan berbasis software,” ujar Chung dalam rapat bersama pemerintah Korea.