Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sumur Tua Bisa Bantu Pertamina Kejar Produksi Migas

3 min read
Sumur Tua Bisa Bantu Pertamina Kejar Produksi Migas
Ilustrasi hulu migas (Dok. SKK Migas)
  • Optimalisasi sumur tua dinilai dapat menambah produksi migas dan membantu PHE mengejar target di tengah keterbatasan cadangan.

  • Teknologi baru, termasuk EOR, berpeluang meningkatkan perolehan minyak dan membuat pengelolaan sumur lebih layak secara ekonomi.

  • Produktivitas sumur PHE ONWJ masih dinilai terjaga meski telah beroperasi selama puluhan tahun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Optimalisasi sumur tua dapat menjadi peluang untuk menambah produksi minyak dan gas bumi (migas) di tengah keterbatasan cadangan. Namun, pengelolaannya menghadapi tantangan karena tingkat produksi sumur tua lebih rendah dibandingkan sumur baru.

Optimalisasi sumur tua dapat mendukung pencapaian target produksi PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Upaya tersebut dapat berjalan beriringan dengan eksplorasi dan eksploitasi sumur baru serta pemberdayaan sumur masyarakat.

“Sebagai upaya pencapaian target PHE, hal itu memang baik,” kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Ketahanan Energi untuk Pembangunan Berkelanjutan (Puskep) Universitas Indonesia (UI) Ali Ahmudi Achyak dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).

  1. 1. Sumur tua jadi alternatif di tengah keterbatasan cadangan

    Ilustrasi sumur minyak. (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi sumur minyak. (IDN Times/Arief Rahmat)

    Ali menilai PHE perlu mengoptimalkan seluruh wilayah kerja (WK) migas, termasuk melalui pengelolaan sumur tua. Selain mencari cadangan baru, langkah itu dapat membuka peluang tambahan produksi dari lapangan yang sudah lama beroperasi.

    “Saya kira PHE terus berbenah dalam mengelola seluruh wilayah kerja, termasuk untuk meningkatkan produksi. Kondisi cadangan kita memang semakin terbatas, tetapi tetap ada opportunity, termasuk melalui sumur tua,” ujar dia.

    Menurut dia, kemampuan PHE dalam mengelola wilayah kerja migas turut didukung penguasaan teknologi, termasuk enhanced oil recovery (EOR). Teknologi itu digunakan untuk meningkatkan perolehan minyak dari reservoir.

    “Kinerja PHE menunjukkan tren yang positif, didukung oleh penguasaan berbagai teknologi, termasuk enhanced oil recovery (EOR). Hal ini mencerminkan peningkatan kapabilitas PHE, baik dari sisi teknologi maupun tata kelola dan manajemen,” tuturnya.

  2. 2. Biaya produksi jadi tantangan pengelolaan sumur tua

    Ilustrasi kilang minyak (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi kilang minyak (IDN Times/Arief Rahmat)

    Pengelolaan sumur tua memiliki tantangan teknis dan keekonomian. Ali menjelaskan, tingkat produksi sumur tua jauh lebih rendah dibandingkan sumur baru. Jika masih menggunakan teknologi lama, penurunan produksi dapat membuat biaya pengelolaan tidak lagi ekonomis.

    Penggunaan teknologi baru diharapkan dapat menekan biaya sumber daya manusia (SDM), sehingga sumur yang sebelumnya tidak ekonomis berpeluang kembali layak dikelola.

    Ali juga menyebut pemerintah daerah (pemda), seperti di Riau dan Sumatera Selatan, dapat dilibatkan dalam pengelolaan sumur tua untuk mengurangi biaya.

    “Hasilnya dijual juga ke Pertamina sehingga dijadikan sebagai bagian dari lifting migas. Ini adalah upaya untuk mengejar target produksi. Jadi, apapun upaya untuk mengelola sumur tua, tetap patut diapresiasi,” paparnya.

  3. 3. DPR nilai produktivitas sumur tua PHE ONWJ masih terjaga

    PHE ONWJ
    PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). (dok. Kementerian ESDM)

    Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, sebelumnya menilai kinerja PHE Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) cukup baik dalam mempertahankan produktivitas sumur tua.

    Penilaian itu disampaikan setelah Andre memimpin Tim Kunjungan Spesifik (Kunspek) Komisi VI DPR untuk melihat langsung kondisi dan kinerja sumur yang telah beroperasi sejak 1969 di Perairan Utara Laut Jawa, Jawa Barat, pada Minggu (4/10/2026).

    Meski telah beroperasi selama puluhan tahun dan mengalami peralihan pengelolaan, produktivitas sumur PHE ONWJ masih dapat dipertahankan.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More