Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sumur Tua Bisa Bantu Pertamina Kejar Produksi Migas
Ilustrasi hulu migas (Dok. SKK Migas)
  • Optimalisasi sumur tua dinilai dapat menambah produksi migas dan membantu PHE mengejar target di tengah keterbatasan cadangan.

  • Teknologi baru, termasuk EOR, berpeluang meningkatkan perolehan minyak dan membuat pengelolaan sumur lebih layak secara ekonomi.

  • Produktivitas sumur PHE ONWJ masih dinilai terjaga meski telah beroperasi selama puluhan tahun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (4/10/2026)

Andre Rosiade memimpin kunjungan Komisi VI DPR untuk melihat kondisi dan kinerja sumur PHE ONWJ yang telah beroperasi sejak 1969 di Perairan Utara Laut Jawa, Jawa Barat.

Rabu (14/10/2026)

Ali Ahmudi Achyak menyampaikan bahwa optimalisasi sumur tua dapat mendukung pencapaian target produksi PHE.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Optimalisasi sumur tua menjadi peluang untuk menambah produksi minyak dan gas bumi serta mendukung target produksi PHE.
  • Who?
    PT Pertamina Hulu Energi, Ali Ahmudi Achyak, pemerintah daerah, dan PHE Offshore Northwest Java terlibat dalam pembahasan pengelolaan sumur tua.
  • Where?
    Pengelolaan mencakup seluruh wilayah kerja migas PHE, termasuk Riau, Sumatera Selatan, serta PHE ONWJ di Perairan Utara Laut Jawa, Jawa Barat.
  • When?
    Pernyataan Ali disampaikan Rabu (14/10/2026), sementara penilaian terhadap PHE ONWJ dilakukan Minggu (4/10/2026).
  • Why?
    Keterbatasan cadangan dan target produksi mendorong pengelolaan sumur tua sebagai sumber tambahan produksi migas.
  • How?
    Melalui teknologi enhanced oil recovery, teknologi baru, eksplorasi sumur baru, eksploitasi, pemberdayaan sumur masyarakat, dan keterlibatan pemerintah daerah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sumur tua bisa dipakai lagi untuk membantu Pertamina mendapat minyak dan gas. Ali Ahmudi Achyak bilang cara ini baik untuk membantu target PHE. PHE juga memakai teknologi baru. Mengurus sumur tua tidak mudah karena hasilnya lebih sedikit dan biayanya besar. Sumur PHE ONWJ masih bisa berproduksi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengelolaan sumur tua membuka peluang tambahan produksi dari lapangan yang sudah lama beroperasi. Dukungan teknologi, termasuk enhanced oil recovery, juga menunjukkan adanya upaya meningkatkan perolehan minyak sekaligus memperkuat kemampuan PHE dalam tata kelola dan manajemen wilayah kerja migas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Optimalisasi sumur tua dapat menjadi peluang untuk menambah produksi minyak dan gas bumi (migas) di tengah keterbatasan cadangan. Namun, pengelolaannya menghadapi tantangan karena tingkat produksi sumur tua lebih rendah dibandingkan sumur baru.

Optimalisasi sumur tua dapat mendukung pencapaian target produksi PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Upaya tersebut dapat berjalan beriringan dengan eksplorasi dan eksploitasi sumur baru serta pemberdayaan sumur masyarakat.

“Sebagai upaya pencapaian target PHE, hal itu memang baik,” kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Ketahanan Energi untuk Pembangunan Berkelanjutan (Puskep) Universitas Indonesia (UI) Ali Ahmudi Achyak dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).

1. Sumur tua jadi alternatif di tengah keterbatasan cadangan

Ilustrasi sumur minyak. (IDN Times/Arief Rahmat)

Ali menilai PHE perlu mengoptimalkan seluruh wilayah kerja (WK) migas, termasuk melalui pengelolaan sumur tua. Selain mencari cadangan baru, langkah itu dapat membuka peluang tambahan produksi dari lapangan yang sudah lama beroperasi.

“Saya kira PHE terus berbenah dalam mengelola seluruh wilayah kerja, termasuk untuk meningkatkan produksi. Kondisi cadangan kita memang semakin terbatas, tetapi tetap ada opportunity, termasuk melalui sumur tua,” ujar dia.

Menurut dia, kemampuan PHE dalam mengelola wilayah kerja migas turut didukung penguasaan teknologi, termasuk enhanced oil recovery (EOR). Teknologi itu digunakan untuk meningkatkan perolehan minyak dari reservoir.

“Kinerja PHE menunjukkan tren yang positif, didukung oleh penguasaan berbagai teknologi, termasuk enhanced oil recovery (EOR). Hal ini mencerminkan peningkatan kapabilitas PHE, baik dari sisi teknologi maupun tata kelola dan manajemen,” tuturnya.

2. Biaya produksi jadi tantangan pengelolaan sumur tua

Ilustrasi kilang minyak (IDN Times/Arief Rahmat)

Pengelolaan sumur tua memiliki tantangan teknis dan keekonomian. Ali menjelaskan, tingkat produksi sumur tua jauh lebih rendah dibandingkan sumur baru. Jika masih menggunakan teknologi lama, penurunan produksi dapat membuat biaya pengelolaan tidak lagi ekonomis.

Penggunaan teknologi baru diharapkan dapat menekan biaya sumber daya manusia (SDM), sehingga sumur yang sebelumnya tidak ekonomis berpeluang kembali layak dikelola.

Ali juga menyebut pemerintah daerah (pemda), seperti di Riau dan Sumatera Selatan, dapat dilibatkan dalam pengelolaan sumur tua untuk mengurangi biaya.

“Hasilnya dijual juga ke Pertamina sehingga dijadikan sebagai bagian dari lifting migas. Ini adalah upaya untuk mengejar target produksi. Jadi, apapun upaya untuk mengelola sumur tua, tetap patut diapresiasi,” paparnya.

3. DPR nilai produktivitas sumur tua PHE ONWJ masih terjaga

PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). (dok. Kementerian ESDM)

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, sebelumnya menilai kinerja PHE Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) cukup baik dalam mempertahankan produktivitas sumur tua.

Penilaian itu disampaikan setelah Andre memimpin Tim Kunjungan Spesifik (Kunspek) Komisi VI DPR untuk melihat langsung kondisi dan kinerja sumur yang telah beroperasi sejak 1969 di Perairan Utara Laut Jawa, Jawa Barat, pada Minggu (4/10/2026).

Meski telah beroperasi selama puluhan tahun dan mengalami peralihan pengelolaan, produktivitas sumur PHE ONWJ masih dapat dipertahankan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article