Jakarta, IDN Times - Tesla harus melepas status sebagai produsen kendaraan listrik dengan penjualan tertinggi di dunia setelah dikuasai BYD, pabrikan otomotif asal China. Gelar tersebut lepas untuk pertama kalinya dalam periode satu tahun penuh. Pada Jumat (2/1/2026), Tesla melaporkan penjualan sekitar 1,64 juta unit sepanjang 2025, termasuk 418.227 unit yang tercatat pada kuartal terakhir. Capaian itu mencerminkan penurunan sekitar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menandai kemerosotan penjualan tahunan yang terjadi dua kali beruntun.
Di sisi lain, BYD melampaui Tesla dengan membukukan penjualan sekitar 2,26 juta unit kendaraan listrik. Lonjakan penjualan produsen China ini terbilang signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pergeseran posisi tersebut terasa mencolok, mengingat CEO Tesla, Elon Musk, sebelumnya pernah memandang BYD bukan sebagai pesaing yang serius.
