Jakarta, IDN Times - Pemerintah India mengumumkan perpanjangan pemberlakuan tarif impor besi dan baja selama tiga tahun ke depan sebagai langkah untuk melindungi industri dalam negeri dari dampak kelebihan pasokan global. Kebijakan ini merupakan kelanjutan dari tindakan sementara yang pertama kali diterapkan pada April 2025 guna menjaga stabilitas produksi dan harga di sektor baja nasional.
Menurut perintah resmi Kementerian Keuangan India, tarif impor sebesar 11 hingga 12 persen akan tetap dikenakan pada sejumlah produk besi dan baja tertentu. Pemerintah menilai kebijakan tersebut diperlukan untuk mencegah tekanan harga dari impor murah, terutama dari negara-negara dengan kapasitas produksi berlebih, yang dapat mengganggu keseimbangan pasar domestik dan menekan margin produsen lokal.
