ilustrasi AI (magnific.com/freepik)
Langkah ini diambil karena wajah dan suara Swift sering digunakan untuk membuat konten AI tanpa izin, seperti iklan palsu, dukungan politik buatan, hingga gambar dewasa. Pada masa kampanye pemilihan presiden AS 2024, banyak gambar buatan AI yang seolah-olah menunjukkan Swift mendukung Donald Trump. Trump bahkan sempat membagikan gambar itu dan menganggapnya asli.
Kejadian serupa juga dialami oleh aktor Matthew McConaughey. Pada Januari 2026, ia berhasil mendapat delapan merek dagang dari USPTO, termasuk merek suara untuk kalimat khasnya, "Alright, alright, alright."
"Kami ingin membuat aturan yang jelas tentang hak milik, di mana izin dan penyebutan sumber menjadi hal yang wajib di era AI," kata Matthew McConaughey, dilansir The Business Standard.
Swift sendiri sudah sering mengurus merek dagang. Ia memiliki lebih dari 50 merek yang mencakup nama, judul album, sampai lirik lagu seperti "This sick beat" dan "We never go out of style" yang didaftarkan setelah album 1989 rilis pada 2014. Pengajuan baru ini menambah perlindungan untuk suara dan tampilan panggung sang artis yang sebelumnya belum dilindungi.