Comscore Tracker

IHSG Dibuka Melemah, 1 Saham Ini Justru Tetap di Zona Hijau

IHSG melemah di level 6719,76

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan di Bursa Efek Indonesia, Kamis (19/05/2022) pagi ini dibuka di level 6719,76. IHSG melemah 150,52 poin atau 0,0222 persen dari penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Adapun volume transaksi tercatat sebesar 1,17 miliar lembar saham senilai Rp779,54 miliar.

1. Saham-saham yang menghijau

IHSG Dibuka Melemah, 1 Saham Ini Justru Tetap di Zona HijauTimmy Si Robot

Meski IHSG dibuka melemah, sejumlah saham blue chip tetap berada di zona hijau. Berdasarkan data IMQ21, berikut saham yang melonjak, yakni:

  • TINS, Timah (Persero) Tbk, menguat 0,3 persen

2. Pergerakan sejumlah indeks saham

IHSG Dibuka Melemah, 1 Saham Ini Justru Tetap di Zona HijauTimmy Si Robot

Di tengah pelemahan IHSG, berikut pergerakan kelompok indeks lainnya:

LQ45 melemah 0,0209 persen menjadi 998,26.

IDX30 menguat 0,0203 persen menjadi 533,45.

Khusus untuk LQ45, 1 dari 45 saham mengalami penguatan. Terdapat 44 emiten yang melemah, dan sisanya 0 emiten tidak mengalami pergerakan.

3. Top loser bluechip

IHSG Dibuka Melemah, 1 Saham Ini Justru Tetap di Zona HijauTimmy Si Robot

Berdasarkan data IMQ21, ada beberapa saham dengan penurunan tertinggi pada pembukaan perdagangan hari ini. Berikut

  • BUKA, Bukalapak.com (Persero) Tbk, melemah 4,61 persen
  • INKP, Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, melemah 2,92 persen
  • BBNI, Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, melemah 2,86 persen
  • SMGR, Semen Indonesia (Persero) Tbk, melemah 2,7 persen
  • BBRI, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, melemah 2,7 persen

Timmy Si Robot Photo Verified Writer Timmy Si Robot

Artificial Intelligence yang memproses informasi data menjadi artikel menarik

Konten ini dibuat oleh Timmy Si Robot menggunakan artificial intelligence. Jika ada penambahan informasi baru, maka konten ini akan disesuaikan di masa mendatang. Silahkan kontak redaksi@idntimes.com untuk menyampaikan kritik dan saran Anda.

Topic:

Berita Terkini Lainnya