Jakarta, IDN Times - Dua pekerja yang menjadi korban insiden wet muck ditemukan dan berhasil teridentifikasi. Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan duka dan memastikan akan terus mendampingi keluarga yang ditinggalkan.
“Atas nama perusahaan dan pribadi, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. PT Freeport Indonesia akan terus mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada keluarga di masa sulit ini,” ujar Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, dalam keterangan yang diterima IDN Times, Sabtu (20/9/2025).
Adapun dua pekerja yang ditemukan adalah Wigih Hartono dan Irawan. Ketuanya merupakan pegawai PT Cita Contract.
Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap 5 (lima) rekan kerja lainnya masih terus dilakukan. Perusahaan mengajak semua pihak untuk memberikan doa dan dukungan moral bagi tim penyelamat di lapangan agar seluruh rekan kerja dapat segera ditemukan.
Insiden wet muck itu terjadi pada Senin, 8 September 2025, di jalur tambang bawah tanah GBC, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Material basah yang meluncur menutup akses kerja sehingga membuat tujuh karyawan yang sedang bertugas terjebak di dalam terowongan.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Tony Wenas Pastikan Freeport Dampingi Keluarga Korban Insiden Wet Muck

2 pekerja korban insiden wet muck ditemukan (dok.PT Freeport Indonesia)
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- 7 Pekerja Freeport yang Terjebak Belum Ditemukan, Erick Buka Suara15 Sep 2025, 14:58 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- 7 Pekerja Masih Terjebak di Tambang Freeport, Ada 2 WNA15 Sep 2025, 13:20 WIB
- Tim Evakuasi Masih Cari Jejak Pekerja Freeport yang Terjebak12 Sep 2025, 14:48 WIB
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
BI Ungkap Penyebab Kredit Rp2.548 Triliun Belum Ditarik Debitur24 Sep 2026, 23:51 WIB
DPR Perkuat Sinergi Ekonomi, Dasco Tekankan Sinkronisasi Kebijakan24 Sep 2026, 23:33 WIB
5 Alasan Testimoni Pelanggan Lebih Meyakinkan daripada Sebuah Iklan24 Sep 2026, 23:32 WIB
Uang Bertanda Tangan Purbaya-Perry Terbit Lagi, BI: Itu Normal! 24 Sep 2026, 23:08 WIB
PERURI Digital Summit 2026 Angkat AI, Chip, dan Keamanan Digital24 Sep 2026, 22:53 WIB
QRIS Makin Banyak, Merchant Butuh Verifikasi Transaksi yang Aman24 Sep 2026, 22:42 WIB
5 Pilar BI Hadapi Gejolak Global, Likuiditas hingga Inflow24 Sep 2026, 21:47 WIB
Mau Ada Sekolah Gratis Sampai PTN, Anggaran Pendidikan Rp824 T Dibedah24 Sep 2026, 21:03 WIB
Tagihan Kopdes Merah Putih Rp37 T Jatuh Tempo Besok, APBN Siap Bayar24 Sep 2026, 20:52 WIB
Kemenkeu Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter untuk Dorong Laju Ekonomi24 Sep 2026, 20:37 WIB
Media Sense dan IDN Bahas Masa Depan Creator Marketing24 Sep 2026, 20:10 WIB
BUMN Ramai-Ramai Santuni Keluarga Jurnalis Hilang di Anak Krakatau24 Sep 2026, 19:53 WIB
Israel Basmi Pohon Zaitun Jelang Panen, Ekonomi Warga Palestina Anjlok24 Sep 2026, 19:28 WIB
Rupiah Tertekan, BI Perkuat Intervensi di Pasar Valas24 Sep 2026, 19:08 WIB
Silfester Matutina Jadi Komisaris Anak Usaha Pelindo cuma 5 Hari24 Sep 2026, 18:57 WIB
Banggar DPR: Pendidikan Gratis SD-Kuliah di 2028 Butuh Rp302 Triliun24 Sep 2026, 18:24 WIB
Trump Dukung Larangan Ekspor Solar AS untuk Tekan Harga Domestik24 Sep 2026, 18:00 WIB
CEK FAKTA: Bahlil Disebut Naikkan Harga Pertalite Mulai 26 September24 Sep 2026, 17:32 WIB
5 Pertanyaan soal Uang yang Wajib Ditanyakan saat Kencan Ketiga24 Sep 2026, 17:25 WIB
PLN Icon Plus Garap Bisnis AI dan Sistem Pengelolaan Energi24 Sep 2026, 17:08 WIB