Comscore Tracker

Diamuk Dolar AS, Sore Ini Rupiah Tembus Rp15.302

Rupiah melemah 75,5 poin

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah diamuk dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan awal pekan, Senin (3/10/2022).

Mengutip Bloomberg, kurs rupiah melemah sebanyak 75,5 poin atau 0,50 persen ke level Rp15.302,5 per dolar AS. Seharian ini, rupiah bergerak di rentang Rp15.243 sampai Rp15.305 per dolar AS.

Sebelumnya, pada pembukaan perdagangan pagi tadi, kurs rupiah dibuka melemah 18 poin ke level Rp15.245 per dolar AS.

Baca Juga: Awali Pekan, Rupiah Balik Lagi Tumbang Lawan Dolar AS

1. Nilai tukar rupiah berdasarkan kurs tengah BI

Sementara itu, berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) pada Senin (3/10/2022), nilai tukar rupiah tercatat Rp15.293 per dolar AS.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kurs rupiah pada Jumat yang ada di level Rp15.232 per dolar AS. Dengan kata lain rupiah mengalami pelemahan.

2. Pelemahan rupiah terjadi di tengah pengumuman inflasi Indonesia

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengumumkan laju inflasi pada September 2022 sebesar 1,17 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) dan tembus 5,95 persen secara tahunan (year-to-year/yoy).  

Lonjakan inflasi didorong oleh naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada 3 September 2022.

"Walaupun inflasi masih di bawah ekspektasi para anlis namun hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk menjaga transmisi harga energi dan komoditas," ujar Ibrahim.

Inflasi yang terus tinggi, ditambah kecepatan dari normalisasi moneter dari negara-negara maju menimbulkan ketidakpastian di pasar keuangan global.

Sejalan dengan itu, lanjut Ibrahim, ke depannya tekanan inflasi masih terus berlanjut, harga pangan dan energi masih terus mengalami peningkatan, dan disrupsi dari pasokan juga terus terjadi sehingga risiko untuk inflasi nasional masih berada di atas 4 persen di tahun 2022 dan 2023.

Baca Juga: Inflasi September Tembus 1,17 Persen, Tertinggi Sejak Desember 2014

3. Rupiah masih berpotensi melemah pada perdagangan besok

Ibrahim memproyeksikan pada perdagangan Selasa (4/10/2022), nilai tukar rupiah masih akan berfluktuasi, namun cenderung melemah.

"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp15.290-Rp15.370," tambahnya.

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya