Comscore Tracker

Sederet Persiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai Sambut KTT G20 2022

Delegasi harus jalani pemeriksaan kesehatan di bandara

Jakarta, IDN Times - Sederet delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan berkunjung ke Indonesia, untuk menghadiri perhelatan acara besar tersebut di Bali. Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai gerbang utama KTT G20 melakukan berbagai persiapan untuk mengatur alur kedatangan para delegasi tersebut.

"Kami secara khusus menyiapkan alur khusus di terminal internasional dan domestik yang diperuntukkan bagi delegasi, baik saat kedatangan maupun keberangkatan. Mengingat saat ini kita masih berada dalam situasi pandemi COVID-19, protokol kesehatan secara ketat akan kami implementasikan pada saat penanganan kedatangan dan keberangkatan delegasi nanti," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam keterangan resmi, Rabu (29/12/2021).

Baca Juga: Potret Delegasi KTT G20 Tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali

1. Ada gedung khusus di bandara buat tamu VIP

Sederet Persiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai Sambut KTT G20 2022Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (Dok. IDN Times/Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai)

Faik mengatakan pihaknya telah menyiapkan fasilitas Gedung VIP untuk delegasi VIP I seperti Presiden Joko "Jokowi" Widodo, kepala-kepala negara, dan kepala pemerintahan negara peserta KTT. Lalu, ada juga fasilitas untuk delegasi VIP II yang terdiri dari pejabat negara setingkat menteri negara peserta KTT.

"Telah kami siapkan fasilitas Gedung VIP untuk penanganan delegasi ini. Di gedung VIP, telah disiapkan mekanisme pemeriksaan kesehatan, imigrasi, dan bea cukai. Kami juga telah mengalokasikan parking stand untuk tempat parkir khusus pesawat kenegaraan yang akan ditumpangi oleh delegasi VIP," ucap Faik.

Untuk titik masuk (entry point), selain gedung VIP, juga disediakan tiga titik masuk lainnya yaitu melalui terminal internasional, terminal domestik, dan terminal General Aviation. Selain itu, untuk mendukung kelancaran arus kedatangan delegasi juga akan disediakan personal helper khusus delegasi G20.

2. Delegasi KTT G20 harus jalani pemeriksaan kesehatan di bandara

Sederet Persiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai Sambut KTT G20 2022Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali (Dok.IDN Times/Humas Bandara Ngurah Rai)

Nantinya, para delegasi harus melakukan pemeriksaan kesehatan di bandara. Untuk delegasi yang datang dari terminal kedatangan internasional akan melewati jalur khusus yang telah disiapkan fasilitas thermo scanner untuk mendeteksi suhu tubuh delegasi yang baru tiba.

Setelahnya, delegasi akan menjalani sejumlah tes pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), yaitu pemeriksaan kelengkapan dokumen kesehatan syarat penerbangan, RT-PCR, serta pemeriksaan kesehatan lanjutan jika diperlukan. Delegasi yang dinyatakan sehat akan memasuki area imigrasi, baggage claim, bea cukai, dan holding area sebelum menuju ke area penjemputan.

Untuk kedatangan melalui terminal kedatangan domestik, delegasi akan menjalani pemeriksaan kesehatan melalui thermo scanner dan pemeriksaan dokumen kesehatan syarat penerbangan oleh KKP.

Baca Juga: Bandara Soetta Operasikan Terminal 1A untuk Kedatangan Domestik 

3. Fasilitas-fasilitas di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Sederet Persiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai Sambut KTT G20 2022Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali (Dok.IDN Times/Humas Bandara Ngurah Rai)

Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali dilengkapi runway dengan dimensi 3.000 x 45 meter, 47 parking stand (36 untuk pesawat narrow body dan 11 untuk pesawat wide body) di apron utara, 16 parking stand untuk pesawat narrow body di apron sisi selatan, terminal internasional seluas 126.205 m2, terminal domestik seluas 67.884 m2, gedung VIP, General Aviation Terminal (GAT), boarding pass scanner, autogate imigrasi, serta kios check-in mandiri.

"Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali telah memiliki banyak pengalaman dalam mendukung pelaksanaan berbagai perhelatan kelas dunia, beberapa di antaranya adalah KTT APEC Tahun 2013 dan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Tahun 2018. Bandara merupakan tempat pertama bagi delegasi untuk menginjakkan kaki di Bali, sehingga kami berkomitmen untuk dapat memberikan impresi yang baik, serta memberikan layanan unggul yang menampilkan keramahtamahan khas Indonesia sesuai dengan yang diamanatkan pada visi perusahaan," tutup Faik.

Baca Juga: Angkasa Pura 1 Akhirnya Lunasi PBB Rp28,1 Miliar ke Pemkab Kulon Progo

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya