Comscore Tracker

Serba Naik, Serba Mahal Jelang Ramadan

Harga minyak goreng, pertamax hingga daging sapi naik

Jakarta, IDN Times - Menyambut April ini atau menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat Indonesia menghadapi kenaikan harga dari berbagai barang penting, seperti bahan bakar minyak (BBM), komoditas pangan pokok, serta tarif pajak pertambahan nilai (PPN).

Khususnya BBM Pertamax, naik disebabkan melambungnya harga minyak dunia karena krisis geopolitik yang terus berkembang. Per hari ini, Jumat (1/4/2022), Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax dari Rp9.000 per liter, menjadi Rp12.500 untuk wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kemudian, di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Maluku, dan Papua Rp12.750 per liter. Di provinsi Kepulauan Riau, Kodya Batam (FTZ), dan Bengkulu, harga Pertamax naik jadi Rp13.000 per liter.

"Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat, harga Pertamax ini tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya. Ini pun baru dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, sejak tahun 2019," ucap Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting dalam keterangan resmi Pertamina.

Baca Juga: Naik Jadi Rp12.500, Masih Banyak yang Setia Antre Pertamax 

1. Tarif PPN naik jadi 11 persen

Serba Naik, Serba Mahal Jelang Ramadanilustrasi bayar pajak (IDN Times/Aditya Pratama)

Per 1 April 2022 ini, pemerintah juga resmi menaikkan tarif PPN menjadi 11 persen. Berikut adalah barang-barang yang dipungut PPN dan terimbas kenaikan tarif:

  1. Penyerahan Barang Kena Pajak di dalam daerah pabean yang dilakukan oleh pengusaha;
  2. Impor barang kena pajak;
  3. Penyerahan jasa kena pajak di dalam daerah pabean yang dilakukan oleh pengusaha;
  4. Pemanfaatan barang kena pajak tidak berwujud dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean;
  5. Pemanfaatan jasa kena pajak dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean;
  6. Ekspor barang kena pajak berwujud oleh pengusaha kena pajak;
  7. Ekspor barang kena pajak tidak berwujud oleh pengusaha kena pajak.

2. Harga minyak goreng terus naik

Serba Naik, Serba Mahal Jelang RamadanStok minyak goreng kemasan di Indomaret Kemang, Jakarta Selatan tersedia usai HET dicabut. (IDN Times/Aryodamar)

Adapun pada komoditas pangan, yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalag minyak goreng. Kenaikan mulai terjadi sejak pertengahan Maret 2022, di mana pemerintah mencabut kebijakan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng.

Dari semula harga minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter, per hari ini, Jumat (1/4/2022), berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harganya sudah mencapai Rp25.700 per liter.

Baca Juga: PPN Jadi 11 Persen, ini 10 Barang yang Bakalan Naik Harga

3. Harga pangan segar kompak naik

Serba Naik, Serba Mahal Jelang RamadanIlustrasi Pasar (IDN Times/Besse Fadhilah)

Menjelang bulan Ramadan 1443 Hijriyah, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas sayur segar. Sebut saja cabai rawit merah, di mana harga rata-rata nasionalnya mengalami kenaikan 0,15 persen dalam lima hari terakhir. Per hari ini, harga rata-rata nasionalnya mencapai Rp63.900 per kilogram (kg).

Sama seperti cabai rawit merah, harga bawang putih juga merangkak naik dalam lima hari terakhir, dengan kenaikan sekitar 1,07 persen. Harga bawang putih rata-rata nasional mencapai Rp32.800 per kg.

Namun di beberapa provinsi seperti DKI Jakarta, harganya tembus Rp38.500 per kg, di Sulawesi Tenggara Rp38.650 per kg, di Gorontalo Rp38.850 per kg, Papua Rp42.300 per kg, Papua Barat Rp46.250 per kg, dan Maluku Rp50.000 per kg.

Kemudian, harga daging sapi juga mengalami kenaikan dalam lima hari terakhir, bahkan hingga 2,1 persen. Per hari ini, harga daging sapi rata-rata nasional mencapai Rp130.950 per kg.

Provinsi yang mencatatkan harga daging sapi tertinggi ialah, Aceh Rp174.150 per kg, Sumatra Barat Rp146.250 per kg, Banten Rp143.550 per kg, Sumatra Selatan Rp141.900 per kg, Jambi Rp141.250 per kg, DKI Jakarta Rp140.850 per kg, dan Jawa Barat Rp140.350 per kg.

Kemudian, komoditas telur ayam ras juga mengalami kenaikan dalam lima hari terakhir, hingga 1,18 persen. Harga telur ayam ras rata-rata nasional mencapai Rp25.700 per kg.

Baca Juga: Daftar Lengkap Harga BBM di Semua SPBU Indonesia per 1 April 2022

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya