Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Viral Audit SIM Triliunan, Benarkah Menkeu dan Kapolri Berseteru?
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Beredar unggahan di media sosial yang mengklaim Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ingin mengaudit pendapatan SIM hingga triliunan rupiah dan disebut berseteru dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
  • Kemenkeu melalui akun resmi menegaskan bahwa kabar tentang konflik antara Menkeu dan Kapolri terkait audit pendapatan SIM adalah hoaks tanpa dasar pernyataan resmi.
  • Polri juga membantah narasi penolakan audit oleh Kapolri, menyebut informasi tersebut tidak memiliki sumber valid dan dibuat untuk menyesatkan publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Beredar unggahan di media sosial yang mengklaim Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ingin mengaudit pendapatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang disebut mencapai triliunan rupiah. Unggahan beredar luas di media sosial Facebook.

Dalam narasinya, disebutkan bahwa Purbaya berencana melakukan audit pendapatan SIM secara terbuka. Unggahan tersebut juga menarasikan adanya penolakan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang disebut menyatakan audit itu sama dengan “membuka aib negara”.

Lantas, apakah benad ada rencana untuk mengaudit pendapatan dari SIM?

1. Kemenkeu bantah

[Hoaks] Menkeu Purbaya Berkonflik dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo terkait Audit Pendapatan SIM. (Dok/Instagram PPID Kemenkeu).

IDN Times menelusuri klaim tersebut melalui akun resmi pemerintah. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan resmi yang mendukung narasi unggahan.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui akun Instagram @ppid.kemenkeu menegaskan, informasi tentang konflik antara Menkeu Purbaya dan Kapolri terkait audit pendapatan SIM adalah tidak benar (hoaks).

“Berita mengenai Menkeu Purbaya yang berkonflik dengan Kapolri Listyo Sigit terkait audit pendapatan SIM, merupakan berita hoaks,” tulis akun @ppid.kemenkeu.

2. Divisi Humas Polri sebut isu itu menyesatkan publik

Gedung Mabes Polri (IDN Times/Aryodamar)

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui akun resmi Divisi Humas juga menyatakan bahwa narasi Kapolri menolak audit dengan alasan “membuka aib negara” tidak memiliki sumber valid. Informasi ini diduga sengaja dibuat untuk menyesatkan publik.

Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarkan berita yang beredar di media sosial.

3. Unggahan itu hoaks

ilustrasi hoaks/hoax (IDN Times/Aditya Pratama)

Dengan demikian, kesimpulannya terkait klaim Menkeu Purbaya ingin mengaudit pendapatan SIM dan berseteru dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo adalah hoaks. Tidak ada pernyataan resmi atau bukti yang mendukung narasi tersebut.

Editorial Team