Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jaga Ketahanan Energi, Wadirut Pertamina Dorong Kolaborasi Lintas Bisnis
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza melakukan Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah area operasi Pertamina di Jawa. (dok. Pertamina)
  • Oki Muraza menegaskan pentingnya sinergi lintas subholding Pertamina untuk memperkuat ketahanan energi nasional, terutama dalam memenuhi kebutuhan minyak dan gas di Pulau Jawa.
  • Dalam kunjungan ke fasilitas operasi di Jawa, Oki mendorong percepatan eksekusi program kerja agar target produksi dan strategi perusahaan dapat tercapai secara efektif.
  • Oki menekankan optimalisasi potensi energi domestik sebagai langkah strategis menghadapi ketidakpastian global sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis dan ketahanan energi nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) mendorong kolaborasi lintas subholding dan unit bisnis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui kegiatan Management Walkthrough di sejumlah fasilitas operasi di Pulau Jawa.
  • Who?
    Oki Muraza, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), bersama jajaran manajemen dan pekerja dari Pertamina EP, PHE ONWJ, serta Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Lapangan Jatibarang, Onshore Processing Facility (OPF) Balongan, dan Kilang Balongan yang berlokasi di wilayah Indramayu, Cirebon, serta Majalengka, Jawa Barat.
  • When?
    Kunjungan dilakukan pada 5 Juni 2024 dalam rangkaian Management Walkthrough ke area operasi Pertamina di Pulau Jawa.
  • Why?
    Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antar-entitas Pertamina dari sektor hulu hingga hilir guna menjaga pasokan energi nasional dan memenuhi kebutuhan energi tinggi di Pulau Jawa.
  • How?
    Pertamina menggalakkan semangat “One Pertamina”, mempercepat pelaksanaan program kerja, serta mengoptimalkan potensi energi domestik melalui koordinasi langsung antara manajemen dan unit operasi di lapangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza menekankan pentingnya sinergi antar-subholding dan unit bisnis Pertamina untuk mendukung ketahanan energi nasional, terutama di tengah tingginya kebutuhan energi di Pulau Jawa.

Pesan tersebut disampaikan Oki saat melakukan Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah area operasi Pertamina di Jawa, antara lain Early Production Facilities (EPF) Struktur Akasia Prima (AKP) di Lapangan Jatibarang yang dioperasikan PT Pertamina EP, Onshore Processing Facility (OPF) Balongan yang dioperasikan PHE Offshore North West Java (ONWJ), dan Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan. (5/6).

Menurut Oki, seluruh entitas di lingkungan Pertamina harus bergerak dalam semangat One Pertamina agar berbagai tantangan operasional dapat diselesaikan secara bersama-sama. “Pertamina adalah satu kesatuan. Kalau ada masalah, kita selesaikan bersama-sama. Kita cari solusinya bersama dengan semangat One Pertamina,” kata Oki.

1. Sinergi sektor hulu hingga hilir

Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza bersama Direktur Utama Pertamina EP Regional Jawa Rachmat Hidajat dan GM Zona 7 Regional Jawa Julfrinson Alfredo Sinaga melihat fasilitas control room OPF Balongan PHE ONWJ saat melakukan Management Walktrough di Indramayu, Jawa Barat pada Jumat (5/6/2026). (dok. Pertamina)

Oki menilai, Pulau Jawa merupakan wilayah dengan kebutuhan energi terbesar di Indonesia sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat dari sektor hulu hingga hilir. Sinergi tersebut tidak hanya diperlukan untuk meningkatkan produksi minyak, tetapi juga memastikan pasokan gas bumi bagi masyarakat dan industri tetap terjaga. “Klaster Jawa memiliki kebutuhan energi yang sangat besar. Karena itu, seluruh lini harus bersinergi, mulai dari hulu hingga hilir, baik dalam memenuhi kebutuhan minyak maupun gas bumi,” ujarnya.

Kilang Balongan merupakan kilang dengan kompleksitas paling tinggi yang dimiliki oleh Pertamina. Kilang dengan kapasitas pengolahan mencapai 150 ribu barrel per hari ini mampu menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi. Produk BBM yang dihasilkannya terutama ditujukan untuk memenuhi kebutuhan BBM di Jawa Bagian Barat.

Sementara lapangan Jatibarang adalah bagian dari aset strategis hulu migas Pertamina EP, salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi, dengan wilayah operasi yang mencakup tiga kabupaten, yakni Indramayu, Cirebon, dan Majalengka. Pengembangan struktur Akasia Prima di lapangan ini merupakah salah satu langkah untuk memperkuat pencapaian ketahanan energi nasional.

Selanjutnya, OPF Balongan merupakan fasilitas pemrosesan gas yang berada di Balongan, Kabupaten Indramayu. Fasilitas yang beroperasi sejak 2014 ini memroses gas bumi hasil produksi dari lapangan lepas pantai PHE ONWJ sebelum disalurkan ke konsumen. Fasilitas ini memiliki kapasitas pemrosesan gas bumi sampai 40 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

2. Percepat eksekusi program kerja

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza melakukan Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah area operasi Pertamina di Jawa. (dok. Pertamina)

Dalam kunjungan tersebut, Oki juga mengingatkan pentingnya percepatan eksekusi program kerja yang telah direncanakan perusahaan. Menurut dia, berbagai target dan strategi telah disusun sehingga seluruh insan Pertamina perlu fokus pada implementasi dan penyelesaian pekerjaan secara bertahap.

“Target sudah ada, program kerja sudah ada, strateginya juga sudah ada. Banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama dan diselesaikan satu per satu,” katanya.

3. Memanfaatkan potensi energi domestik

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza melakukan Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah area operasi Pertamina di Jawa. (dok. Pertamina)

Di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung, Oki menilai optimalisasi potensi energi domestik menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan.

Ia menegaskan Pertamina memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan pemanfaatan sumber daya energi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan nasional.

“Dalam situasi yang tidak menentu seperti saat ini, kita harus memaksimalkan seluruh potensi yang ada di dalam negeri. Ini menjadi sangat penting karena kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga Pertamina sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Oki.

Melalui kegiatan Management Walkthrough, Pertamina berupaya mempererat kolaborasi antarfungsi dan antar-subholding, mempercepat penyelesaian tantangan operasional, serta mengoptimalkan produksi energi nasional guna mendukung kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. (WEB)

Editorial Team

Related Article